Terima Tawaran KKKS, Mubadala Terbuka Kelola Blok Migas Lain di Luar Andaman
Mubadala Energy hadir di Indonesia sebagai investor strategis siap menerima penawaran sebagai Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).
Mubadala Energy terbuka mengelola blok migas di Indonesia selain beberapa sumur gas berada di bawah kontrak. Perusahaan berkantor pusat di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) tersebut saat ini telah mengoperasikan lima sumur eksplorasi gas di Indonesia, mayoritas di Blok Andaman.
Regional Director of Communications Mubadala Energy Varian Ignatius mengatakan, Mubadala Energy hadir di Indonesia sebagai investor strategis siap menerima penawaran sebagai Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).
"Ya, kita terbuka (untuk mengelola blok migas lain di luar Andaman). Tentunya, jika ada kesempatan lain, kita pastinya bakal mempelajarinya," ujar Varian saat ditemui di sela kegiatan IPA Convex 2026 di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (20/5).
Menurut dia, Indonesia menyimpan potensi sumber daya energi sangat besar. Setelah beroperasi di Tanah Air selama 15 tahun, Mubadala Energy melihat Indonesia sebagai salah satu pasar penting.
"Kita sangat antusias dengan penemuan di Tangkulo (sumur eksplorasi di Wilayah Kerja South Andaman). Yang terbaru yakni Southwest Andaman yang kita miliki sekitar dua bulan lalu," ujar dia.
"Dengan memasuki sektor produksi, ini menjadikan kami sebagai salah satu operator gas terbesar di Indonesia," kata Varian.
Untuk diketahui, Mubadala Energy saat ini memegang portofolio 5 wilayah kerja (WK) migas di Indonesia. Antara lain, Blok South Andaman, Blok Andaman I, Blok Central Andaman, Blok Andaman II, Blok Southwest Andaman, dan Blok Sebuku.