Migas
Berita Utama
-
-
-
-
bandara rendani Papua Barat Tawarkan Proyek Pengembangan Bandara Rendani ke Investor Tiongkok Senilai Rp7 Triliun
-
bbm bersubsidi Polres Poso Ungkap Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi Poso, Amankan Ribuan Liter Pertalite
-
-
-
blok masela Percepat Proyek Strategis Nasional, Pemprov Maluku Ajak Warga Jaga Kondusivitas Blok Masela
-
-
Berita Terbaru
Berita Populer
-
Dilantik Prabowo Jadi Wamenko Pangan, Segini Jumlah Kekayaan Hanif Faisol
-
Segini Jumlah Harta Kekayaan Dudung Abdurachman, Kepala Staf Kepresiden yang Baru Dilantik Prabowo
-
Harta Abdul Kadir Karding Kepala Barantin yang Baru Dilantik Presiden Prabowo Tembus Rp16,1 Miliar
-
Profil Dudung Abdurachman, Pensiunan Jenderal TNI yang Dilantik Prabowo Jadi Kepala Staf Kepresidenan
-
Mengenal Hanif Faisol, Doktor Kehutanan yang Ditunjuk sebagai Wamenko Pangan
Berita Utama Lainnya
-
-
-
batu bara Pertamina-MIND ID Kolaborasi Kebut Hilirisasi Batu Bara Jadi Produk Alternatif Pengganti LPG
-
-
-
-
berita update Permintaan LNG Diprediksi Tumbuh 10 Persen per Tahun, Terutama untuk Sektor Kelistrikan
-
-
berita update Ini Teknologi PHE Kelola Lapangan Migas Mature, Bisa Tahan Laju Impor dan Jaga Pasokan Energi Nasional
-
Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) mengapresiasi kemudahan akses dan kualitas BBM Pertamina di seluruh wilayah, bahkan di pelosok, membuktikan produk BUMN ini mampu bersaing.
Kenaikan kebutuhan listrik sejalan dengan peningkatan konsumsi gas karena program penggantian BBM dengan gas alam cair.
Peran Pertamina sangat penting memiliki kemampuan mendistribusikan BBM dan LPG hingga ke wilayah pelosok yang sangat terpencil.
Menurut dia berbagai langkah Pertamina mereduksi karbon layak diapresiasi dan diharapkan upaya itu terus berlanjut.
Kementerian ESDM membuka peluang bagi Pertamina untuk melakukan impor BBM guna mengatasi kelangkaan di SPBU swasta seperti Shell dan BP. Mengapa opsi ini diambil?
Studi bersama ini akan berfokus pada aspek komersial, finansial, dan regulasi.
Saat ini, tekanan gas dalam infrastruktur pipa mulai menunjukkan stabilitas berkat tambahan pasokan gas yang diperoleh untuk mengisi stok dalam jaringan pipa.
Penyebabnya adalah pemeliharaan operasional yang tidak terencana di beberapa lokasi dan keterlambatan dalam realisasi.
Selain mampu menjaga produksi migas 1,04 juta barel setara minyak, Eddy juga yakin Pertamina mampu untuk terus meningkatkan produksi dan lifting minyak.
Bahlil menyatakan, capaian produksi minyak pada Juni 2025 bahkan telah melampaui target APBN 2025, dengan rata-rata produksi sebesar 608,1 ribu barel per hari.