Brigade Al-Quds Kirim Roket ke Pusat Komando Zionis Baru di Khan Younis, Auto Hancur Lebur
Detik-detik Brigade Al-Quds ledakkan pusat komando zionis hingga hancur lebur.
Pejuang sayap militer Jihad Islam Palestina (PIJ) Brigade Al-Quds berhasil membombardir sebuah bangunan yang disebut sebagai pusat komando dan kendali zionis di utara Khan Younis.
Melansir dari akun X @warfareanalysis, Jumat (11/7) video detik-detik pejuang perlawanan menargetkan bangunan zionis beredar di media sosial.
Menurut informasi, para pejuang menggunakan roket 107mm pada Kamis (3/7) lalu.
Sebelum melancarkan aksinya, para pejuang telah membidik target yang saat itu berisi sejumlah tentara zionis.
Terekam sejumlah pejuang bersembunyi di balik bangunan lain dan mengamati setiap pergerakan dari musuh. Terlihat sebuah roket dipasang di tengah reruntuhan dan mengarah langsung ke bangunan tersebut.
Dengan perhitungan yang tepat, roket itu meluncur deras dan tepat mengenai target. Alhasil, bangunan pusat komando yang berada di dalam sebuah rumah itu hancur lebur.
Tak cukup sekali, seorang pejuang memindahkan posisinya agar lebih dekat dengan target. Usai memasang roket, ia berhasil meledakkan bangunan itu tepat sasaran.
Ledakkan Kendaraan Militer Israel
Sebelumnya sebuah video dokumentasi yang dirilis oleh Brigade Al-Quds juga sempat memperlihatkan saat para pejuang menargetkan konvoi kendaraan militer Israel di Shujaiya, dekat wilayah Gaza Timur.
Melansir dari akun X @warfareanalysis, Rabu (9/7) sejumlah pejuang bertugas memasang ranjau anti-tank yang dipasang di tanah.
Menurut informasi, ranjau tersebut merupakan amunisi rakitan yang bertujuan untuk meledakkan tank dan kendaraan perang yang melintas di dekat permukiman tempat para tentara kependudukan berlindung.
Brigade Al-Quds mengklaim berhasil menghancurkan dua kendaraan militer Israel dengan bahan peledak anti-tank dan sempat menangkap sebuah pesawat nirawak di Shujaiya, Kota Gaza.
Terekam sejumlah ledakan terjadi di tengah rumah-rumah yang menjadi target dari para pejuang.
Puluhan Tentara Zionis Tewas
Komandan operasi Shujaiya di Brigade Al-Quds dalam keterangannya kepada Aljazirah mengklaim telah membunuh 40 perwira dan beberapa tentara menjadi sasaran, terbunuh atau terluka.
Komandan operasi juga mengungkap Israel sengaja memanipulasi data korban di pihak mereka meski faktanya banyak tentara Israel melarikan diri dan tak berdaya secara fisik.
Menurut penuturannya, para pejuang Brigade Al-Quds telah memeriksa tubuh tentara dan perwira Israel yang hangus, dan menuduh Israel sengaja menutupi kerugiannya.
Lewat unggahan di Telegram, Brigade Al-Quds terus mempublikasi video operasinya melawan pasukan dan kendaraan Israel di Jalur Gaza utara dan selatan.
Radio Angkatan Darat Israel melaporkan bahwa 30 perwira dan tentara tewas di Jalur Gaza—termasuk 21 orang yang tewas akibat alat peledak—sejak Israel melanjutkan perang pada 18 Maret.
Sebulan terakhir juga menjadi bulan yang buruk bagi Israel. Media setempat, Haaretz melaporkan bahwa 20 tentara Israel tewas di Jalur Gaza termasuk kematian tiga tentara di pertempuran di utara dan selatan Jalur Gaza pada Jumat lalu.