Ramai-ramai Produsen Teknologi Asal China Mulai HP hingga Mobil Listrik Pakai DeepSeek AI
Integrasi DeepSeek di beragam sektor industri di China mulai terlihat.
China kembali menunjukkan dominasinya di dunia teknologi dengan kemunculan DeepSeek AI, sebuah inovasi kecerdasan buatan (AI) yang dikembangkan oleh startup Tiongkok.
Kehadiran DeepSeek AI disebut-sebut akan membawa perubahan besar dalam industri teknologi global, bahkan diprediksi mampu menyaingi model AI terkemuka asal Amerika Serikat dengan biaya yang jauh lebih rendah.
Mengutip beragam sumber, Kamis (20/2), yang lebih menariknya, industri di China mulai mengintegrasikan DeepSeek AI ke dalam berbagai sektor strategis. Salah satu sektor yang paling menonjol adalah industri mobil listrik.
Banyak produsen mobil listrik asal China kini mengadopsi teknologi DeepSeek AI untuk meningkatkan performa sistem Advanced Driver Assistance System (ADAS), yang memungkinkan kendaraan mengemudi secara otonom dengan lebih cerdas dan efisien.
Selain di sektor otomotif, raksasa teknologi seperti Xiaomi dan Huawei juga mulai menggandeng DeepSeek AI untuk mengembangkan smartphone cerdas.
Integrasi AI ini memungkinkan perangkat memiliki fitur-fitur yang lebih responsif, personal, dan intuitif, mulai dari asisten virtual yang lebih pintar hingga optimalisasi performa perangkat berdasarkan kebiasaan pengguna.
Terlepas dari itu, sebelum peluncuran model DeepSeek-R1 pada 20 Januari 2025, Liang Wenfeng pendiri DeepSeek sempat dipanggil pemerintah China. Ia diminta datang dan duduk bersama dengan tokoh penting industri teknologi Tiongkok.
Pertemuan secara tertutup itu dipimpin oleh Perdana Menteri China, Li Qiang.Konon dalam agenda tersebut pemerintah ngotot menginginkan produk teknologi Tiongkok menguasai pasar Amerika Serikat bahkan dunia.
Sebagai jaminannya, pemerintah China akan melindungi produk lokal saat ekspansi ke luar negeri. Langkah ini sejalan dengan strategi nasional Tiongkok yang berupaya mengurangi ketergantungan pada inovasi teknologi dari luar negeri. DeepSeek menjadi salah satu contoh nyata keberhasilan pendekatan tersebut.
Model AI yang Mengancam Dominasi AS
Menurut laporan dari Reuters, pelatihan model terbaru DeepSeek-V3 hanya memerlukan daya komputasi senilai kurang dari USD6 juta, menggunakan chip Nvidia H800.
Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan biaya pelatihan model AI serupa di Amerika, yang biasanya mencapai puluhan juta dolar. Efisiensi biaya ini menjadi daya tarik utama yang mendorong berbagai industri untuk mengadopsi DeepSeek AI.
Keunggulan DeepSeek AI dalam hal efisiensi biaya, performa, dan kemudahan integrasi telah menarik perhatian kalangan AI global. Makalah yang dipublikasikan bulan lalu mengungkapkan bagaimana DeepSeek-V3 berhasil dilatih dengan sumber daya minimal namun tetap menghasilkan performa luar biasa.
Dengan kemampuan untuk diintegrasikan ke berbagai sektor, seperti otomotif dan teknologi konsumen, DeepSeek AI diprediksi akan memainkan peran penting dalam membentuk masa depan teknologi dunia.
Kehadiran DeepSeek AI bukan hanya memperkuat posisi China di kancah teknologi global, tetapi juga menghadirkan persaingan baru yang berpotensi mengubah tatanan industri AI di masa mendatang.