Menilik Sektor Riil dari Dekat
Menilik Sektor Riil dari Dekat Lihat Selengkapnya
Sorot
{{caption}}
Hasil Chelsea vs Leeds United: Lupakan Nestapa Liga Inggris, The Blues ke Final Piala FA

{{caption}}
Menengok Progres Penataan Kampung Kumuh dan Rawan di Jakarta, Rampung Tahun Depan

{{caption}}
Kronologi Kebakaran Maut di Lubang Buaya Jakarta Timur Tewaskan Satu Warga

{{caption}}
Kemenko Pangan Godok Aturan Rantai Pasok Bahan Baku Lokal untuk MBG

{{caption}}
Hasil MotoGP Spanyol 2026: Alex Marquez Juara, Marc Marquez Kandas

{{caption}}
Presiden Prabowo Hadiri Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju

Topik Terkait
{{caption}}
Kejar Target Ekonomi Digital, Indonesia Masih Butuh 9 Juta Ahli IT Hingga 2030

Pemerintah terus melakukan kerja sama dengan berbagai paltform teknologi asing

{{caption}}
Ini PR Pengembangan AI di Indonesia

Meski memiliki potensi ekonomi yang besar, AI masih dihadapkan dengan tantangan pengembangan di Indonesia. Apa saja?

{{caption}}
Bamsoet Ajak Alumni Lemhannas Perkuat Stabilitas Nasional di Tengah Geopolitik Global

Anggota DPR RI Bambang Soesatyo mendorong Ikatan Alumni Lemhannas menjadi garda terdepan menjaga Stabilitas Nasional, merespons dinamika geopolitik global yang memicu krisis multidimensi.

{{caption}}
Menkomdigi Ajak Lulusan Perguruan Tinggi Jadi Penjaga Ruang Digital, Tingkatkan Literasi Digital Nasional

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mendorong lulusan perguruan tinggi untuk menjadi agen perubahan dan pandu Literasi Digital, menjaga kualitas informasi di era post-truth serta mengimplementasikan PP Tunas.

{{caption}}
Kota Metro Jadi Percontohan Digitalisasi Bantuan Sosial, Mensos Ungkap Manfaatnya

Kemensos menunjuk Kota Metro, Lampung, sebagai percontohan digitalisasi bansos. Ini meningkatkan akurasi dan transparansi penyaluran bantuan, didukung penuh Dewan Ekonomi Nasional.

{{caption}}
Badan Gizi Nasional Siapkan Pengadaan Layanan Video Conference BGN Senilai Rp5,7 Miliar untuk Program MBG

Badan Gizi Nasional (BGN) mengumumkan pengadaan Layanan Video Conference BGN senilai Rp5,7 miliar untuk mendukung koordinasi dan edukasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), memastikan keselarasan informasi di seluruh jenjang pelaksanaan program.

{{caption}}
Optimisme UMKM Indonesia: Sinyal "Habis Gelap Terbitlah Terang" Jelang 2026

Optimisme UMKM Indonesia menjelang 2026 begitu terasa, didorong adaptasi teknologi dan pertumbuhan tenaga kerja. Namun, di balik sinyal "habis gelap terbitlah terang" ini, ada tantangan yang perlu dicermati agar pertumbuhan berkelanjutan dapat tercapai.

{{caption}}
UMKM Go Digital: Wamenkomdigi Sebut Teknologi dan Kreativitas Kunci Hadapi Krisis

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menegaskan paduan teknologi dan kreativitas menjadi kunci utama bagi UMKM Go Digital agar tetap eksis dan bertumbuh di tengah krisis. Simak strategi adaptasi digital yang krusial ini.

{{caption}}
Pelaku Industri Soroti Dampak AI ke Bisnis Masih Kecil, Beri Solusi Begini

BytePlus menekankan bahwa adopsi AI oleh perusahaan hingga layanan masyarakat di Indonesia bukan sekadar teknologi, melainkan strategi pertumbuhan.

{{caption}}
Restoran AI di China Viral, Bisa Tebak Menu Favorit dari Wajah dan Lidah Pelanggan

Restoran AI memiliki kemampuan untuk menganalisis wajah dan lidah. Apakah benar mereka dapat mengetahui selera makanmu hanya dari itu?

{{caption}}
China Rilis Video AI Sindir Telak AS

Apa bentuk sindiran yang dilakukan oleh China? Berikut adalah penjelasannya.

{{caption}}
Hadir di AI Impact Summit 2026, Indonesia Dorong Pemanfaatan AI Berdampak Sosial

Kemajuan teknologi AI masih perlu diikuti dengan upaya memastikan manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat, khususnya di negara berkembang.

{{caption}}
Grok AI Disebut Bisa Bikin Konten Pornografi, DPR Dukung Komdigi Ancam Blokir X

Anggota Komisi I DPR Syamsu Rizal mendukung langkah Komdigi yang mengancam memblokir Grok AI dan X jika terus digunakan untuk produksi dan sebaran konten porno.

{{caption}}
UNDP Ungkap Bahaya Deepfake AI Bisa Picu Perang Nuklir

Teknologi deepfake berbasis AI dianggap mampu memicu perang nuklir. Mengapa?