Menkomdigi: Jaringan Internet Mudik Lebaran 2026 Stabil
Kemkomdigi memastikan layanan internet dan telekomunikasi saat mudik Lebaran 2026 stabil, dengan kecepatan nasional 95 Mbps dan pengawasan frekuensi.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyatakan layanan telekomunikasi dan internet selama periode mudik Lebaran 2026 dalam kondisi stabil dan terjaga.
Hal ini disampaikan saat peninjauan Posko Terpadu di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Selasa (24/3/2026).
Menurut Meutya, kualitas jaringan secara nasional menunjukkan performa yang baik, termasuk di wilayah tujuan wisata seperti Bali.
"Khusus untuk Bali, rata-ratanya 105 Mbps, jadi di atas rata-rata nasional. Di Bandara Ngurah Rai sendiri kecepatannya di atas 200 Mbps, bahkan sampai 250 Mbps. Terima kasih kepada teman-teman operator yang sudah bekerja untuk menjaga konektivitas yang baik," ujar Meutya.
Kecepatan Internet dan Frekuensi Terpantau Aman
Kemkomdigi mencatat kecepatan unduh rata-rata nasional mencapai 95 Mbps, sementara kecepatan unggah berada di kisaran 42 Mbps.
Selain jaringan seluler, pengawasan juga dilakukan terhadap frekuensi penerbangan. Meutya menyebut gangguan frekuensi yang terjadi sangat minim.
Interferensi yang tercatat berada di bawah 30 detik, sehingga dinilai tidak mengganggu aktivitas penerbangan meskipun terjadi peningkatan frekuensi selama musim mudik.
Untuk mendukung kelancaran layanan, Kemkomdigi bersama operator seluler menyiapkan sekitar 500 posko di berbagai wilayah Indonesia.
Posko tersebut berfungsi menangani gangguan jaringan maupun lonjakan trafik komunikasi di lapangan.
Salah satu momen yang menjadi perhatian adalah peningkatan trafik pada 19 Maret saat perayaan Pengerupukan yang berdekatan dengan libur Lebaran.
Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio (Balmon SFR) bersama operator disebut sigap menangani kendala tersebut, dengan lebih dari 90 persen laporan yang masuk telah ditindaklanjuti.