Mengapa Lengan T-Rex Begitu Kecil? Ini Kata Ilmuwan
Lengan kecil T. rex masih menjadi teka-teki evolusi.
Tyrannosaurus rex (T-rex)dikenal sebagai predator buas dengan gigitan terkuat yang pernah ada di daratan. Namun, satu aspek dari anatomi raksasa ini sering menjadi bahan pertanyaan: mengapa lengan mereka begitu kecil dibandingkan dengan tubuhnya?
Mengutip LiveScience, Kamis (27/2), para ilmuwan telah mengajukan berbagai teori untuk menjelaskan fenomena ini.
Sebuah studi tahun 2021 dalam jurnal Acta Paleontologica Polonica mengusulkan bahwa lengan pendek ini berevolusi untuk mencegah T-rex menggigit lengan sesama mereka saat berburu dalam kelompok.
Hipotesis ini beranggapan bahwa dinosaurus ini berburu secara berkelompok dan berebut makanan dengan agresif. Namun, teori ini masih menjadi perdebatan.
John Hutchinson, ahli biologi dari Royal Veterinary College, mengungkapkan bahwa ada kemungkinan lain: lengan T-rex tidak benar-benar menyusut, tetapi tubuh dan kaki mereka yang berkembang lebih besar.
“Saat tubuh semakin besar, kepala juga membesar, dan peran utama lengan pun berkurang,” katanya.
Adaptasi sebagai Predator Puncak
Hutchinson menambahkan bahwa T-rex mengembangkan metode berburu dengan cara "puncture-pull," yakni menggigit dan merobek mangsanya menggunakan rahang yang kuat serta leher yang kokoh.
Teknik ini mirip dengan cara berburu komodo modern (Varanus komodoensis). Oleh karena itu, evolusi lebih memprioritaskan perkembangan kepala dan rahang yang kuat daripada mempertahankan lengan yang panjang.
Selain itu, tidak semua fitur evolusi harus memiliki tujuan khusus. Beberapa karakteristik muncul atau menghilang karena perubahan fungsi tubuh yang lain.
Dalam kasus T-rex, lengan mereka mungkin tidak berkembang lebih panjang karena faktor prioritas evolusi yang lebih penting pada kepala dan kaki.
Lantas kalau begitu, apakah tangan T-rex punya fungsi?
Walaupun ada banyak teori tentang mengapa lengan T. rex begitu kecil, masih belum ada bukti pasti bahwa anggota tubuh ini memiliki fungsi signifikan dalam kehidupan mereka.
Penelitian lebih lanjut dan penemuan fosil yang lebih lengkap mungkin bisa memberikan jawaban yang lebih jelas di masa depan.
Meskipun lengan kecilnya sering menjadi bahan olok-olokan, Tyrannosaurus rex tetaplah salah satu predator paling mematikan dalam sejarah Bumi.