Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tengkorak Monster Laut Mematikan Ini Ditemukan, Gigitannya Kalahkan T-rex

Tengkorak Monster Laut Mematikan Ini Ditemukan, Gigitannya Kalahkan T-rex

Tengkorak Monster Laut Mematikan Ini Ditemukan, Gigitannya Kalahkan T-rex

Kekuatan gigitan monster laut ini mencapai 33.000 hingga 48.000 Newton (N). 

Pada 2023, ditemukan tengkorak dari sebuah pliosaur (pliosauroidea), sebuah reptil laut purba, yang berusia sekitar 150 juta tahun di tebing yang berada di sepanjang Pantai Jurassic, Inggris.
 
Dengan sekitar 95 persen area permukaan yang masih utuh, pada tahun ini, Guinness World Records menobatkan tengkorak ini sebagai “tengkorak Pliosaurus paling lengkap yang pernah ditemukan,” seperti dikutip dari situs Guinness World Records, IFLScience, dan BBC, Rabu (17/4).

Tengkorak Monster Laut Mematikan Ini Ditemukan, Gigitannya Kalahkan T-rex

“Saya telah mempelajari banyak pliosaur Kimmeridgium, tetapi belum pernah melihat yang kondisinya terawetkan dengan sangat baik seperti [tengkorak ini],” ucap Dr. Judyth Sassoon, seorang ahli pliosaur dari Universitas Bristol. 

Pliosaurus merupakan sebuah genus atau marga yang tergabung dalam kelompok pliosaur (pliosauroidea) yang lebih luas.

Pliosaur merupakan salah satu predator yang paling hebat yang pernah ada di bumi. Ia bisa memiliki panjang tubuh hingga lebih dari 10 meter, dari ujung hidung ke ujung ekor.

Sebagai predator, pliosaur memiliki kekuatan gigitan yang sangat dahsyat, yaitu dengan kekuatan antara 33.000 hingga 48.000 Newton (N), yang bahkan bisa mengalahkan gigitan T. rex. 

Sebagai perbandingan, buaya muara merupakan hewan yang memiliki gigitan yang paling kuat di antara semua hewan yang masih hidup hingga saat ini, yaitu sebesar 16.414 N. Sementara itu, gigitan paling kuat manusia biasanya hanya mencapai 700 N.

Sebagai perbandingan, buaya muara merupakan hewan yang memiliki gigitan yang paling kuat di antara semua hewan yang masih hidup hingga saat ini, yaitu sebesar 16.414 N. Sementara itu, gigitan paling kuat manusia biasanya hanya mencapai 700 N.

Selain dengan kekuatan gigitan yang sangat hebat, kedudukan hewan yang dijuluki sebagai “monster laut” ini sebagai predator juga dikuatkan dengan berbagai gigi tajam yang dipunyainya.

Dalam tengkorak dengan panjang kurang dari 2 meter dan lebar 0,6 meter yang baru ditemukan tersebut, terdapat 130 gigi tajam yang ditemukan dalam posisi saling bertautan atau posisi rahang menutup.

Tengkorak yang ditemukan ini memiliki ciri-ciri yang tidak terlihat dalam berbagai jenis pliosaur lain yang telah ditemukan, seperti bentuk kepala yang berbeda. Hal ini mungkin menunjukkan bahwa tengkorak tersebut berasal dari spesies pliosaur yang baru.

<b>Awal Penemuan</b>

Awal Penemuan

Tengkorak ini awalnya ditemukan oleh pemburu fosil amatir, Phil Jacobs, di pantai di daerah Dorset, Inggris. Sekitar 150 juta tahun yang lalu, wilayah ini merupakan sebuah wilayah yang lebih banyak ditutupi oleh lebih banyak perairan tropis.

Ketika pertama kali menemukan tengkorak tersebut, Jacobs hanya menemukan bagian moncongnya saja.

Setelah itu, ia mengabarkan penemuan ini kepada Dr. Steve Etches, seorang ahli fosil dan pemilik Etches Collection yang menampilkan berbagai fosil purba, termasuk tengkorak pliosaur ini.

Pada akhirnya, Etches dan timnya berhasil menemukan sisa bagian tengkorak lainnya di tengah-tengah bagian tebing.

“Hal yang menarik dari tengkorak adalah bahwa ia bukan hanya bagian yang tubuh yang paling banyak memberikan informasi, tetapi ia juga merupakan bagian yang paling halus/rapuh. Dan detailnya, dan sangat jarang untuk bisa menemukannya. Dan ini adalah yang paling sempurna yang bisa diraih,” ucap David Attenborough, penyiar dan naturalis legendaris yang juga menyiarkan penemuan tengkorak ini.

Monster Laut Mengerikan yang Sangat Langka Ditemukan di Pantai, Hidup di Kedalaman 900 Meter yang Gelap Gulita
Monster Laut Mengerikan yang Sangat Langka Ditemukan di Pantai, Hidup di Kedalaman 900 Meter yang Gelap Gulita

Ikan Monster Mengerikan yang Sangat Langka Ditemukan di Pantai, Hidup di Kedalaman 900 Meter yang Gelap

Baca Selengkapnya
Ilmuwan Temukan Kerangka Utuh Naga Biru, Monster Laut Pasifik yang Hidup 72 Juta Tahun Lalu
Ilmuwan Temukan Kerangka Utuh Naga Biru, Monster Laut Pasifik yang Hidup 72 Juta Tahun Lalu

Hewan purba ini adalah jenis mosasaurus, yang meneror lautan Pasifik sekitar 72 juta tahun yang lalu.

Baca Selengkapnya
Setelah Meneliti 20 Tahun, Ilmuwan ini Akhirnya Temukan Titik Terang Fosil Berbentuk “Naga” Ukurannya 5 Meter Lebih
Setelah Meneliti 20 Tahun, Ilmuwan ini Akhirnya Temukan Titik Terang Fosil Berbentuk “Naga” Ukurannya 5 Meter Lebih

Berikut kisah dari penemuan fosil berbentuk seperti naga.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Jika Dinosaurus Tak Punah, Ini Perubahan Bentuk yang Mungkin Terjadi
Jika Dinosaurus Tak Punah, Ini Perubahan Bentuk yang Mungkin Terjadi

Apakah Dinosaurus akan Berevelosi Menjadi Seperti Manusia Seandainya Tidak Punah?

Baca Selengkapnya
Monster Laut dari Zaman Purba Ditemukan, Mulutnya Dipenuhi Taring Setajam Belati
Monster Laut dari Zaman Purba Ditemukan, Mulutnya Dipenuhi Taring Setajam Belati

Ahli paleontologi telah mendeskripsikan spesies baru Mosasaurus berdasarkan tengkorak dan bagian kerangka yang ada di Maroko.

Baca Selengkapnya
Binatang Purba ini Pernah Jadi Saingannya Dinosaurus saat Belum Punah
Binatang Purba ini Pernah Jadi Saingannya Dinosaurus saat Belum Punah

Hewan mamalia ini pernah hidup di zaman purba jadi saingannya di Dinosaurus.

Baca Selengkapnya
Heboh Penemuan Monster Laut di Zaman Dinosaurus, Ukurannya Sebesar Paus Orca
Heboh Penemuan Monster Laut di Zaman Dinosaurus, Ukurannya Sebesar Paus Orca

Penampakan monster laut di zaman dinosaurus yang ukurannya sebesar paus orca.

Baca Selengkapnya
Matahari Terbit dan Terbenam 16 Kali Setiap Hari, Ini Cara Astronot Tidur di Luar Angkasa
Matahari Terbit dan Terbenam 16 Kali Setiap Hari, Ini Cara Astronot Tidur di Luar Angkasa

Tidur yang cukup juga penting bagi astronot yang sedang bertugas di stasiun luar angkasa.

Baca Selengkapnya