Google Rilis Chip AI Ironwood dengan Performa Ganas, Mau Saingi NVIDIA
Chip ini dirancang khusus untuk meningkatkan performa aplikasi AI.
Google resmi meluncurkan chip kecerdasan buatan (AI) generasi ketujuh bernama Ironwood yang diklaim mampu menggandakan efisiensi energi dibandingkan pendahulunya. Apa menariknya?
Mengutip Reuters, Kamis (10/4), chip ini dirancang khusus untuk meningkatkan performa aplikasi AI, terutama dalam proses inference yang memungkinkan respons instan pada layanan seperti chatbot dan asisten virtual.
Ironwood menggabungkan berbagai fungsi dari varian chip sebelumnya dan menghadirkan kapasitas memori lebih besar, menjadikannya ideal untuk menjalankan model AI berukuran besar secara efisien.
Chip ini juga mampu beroperasi dalam skala besar melalui sistem klaster hingga 9.216 unit, cocok untuk kebutuhan komputasi super skala industri.
Wakil Presiden Google, Amin Vahdat, mengatakan bahwa chip Ironwood merupakan model yang dirancang khusus untuk menjalankan aplikasi AI, khususnya proses inference, dan dapat bekerja dalam kelompok hingga 9.216 chip.
Chip baru ini, yang diperkenalkan dalam konferensi cloud, menyatukan fungsi-fungsi yang sebelumnya tersebar dalam desain terpisah dan meningkatkan kapasitas memori, membuatnya lebih cocok untuk melayani aplikasi AI.
"Yang terjadi adalah pentingnya inference kini meningkat secara signifikan," ujar Vahdat.
Peluncuran ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Google dalam menantang dominasi Nvidia di pasar chip AI. Selama lebih dari satu dekade, Google telah berinvestasi miliaran dolar untuk mengembangkan unit pemrosesan tensor (TPU) eksklusif miliknya.
TPU seperti Ironwood hanya tersedia bagi pengguna layanan cloud Google atau untuk kebutuhan internal perusahaan.
Ironwood memperkuat posisi Google sebagai pemain kunci dalam perlombaan pengembangan chip AI global, di tengah meningkatnya permintaan untuk teknologi hemat energi dan berperforma tinggi dalam ekosistem kecerdasan buatan.