Rokok
Berita Utama
Berita Terbaru
Berita Populer
-
Orang Tua Mengaku Trauma Anaknya Jadi Korban Penganiayaan di Daycare Little Aresha
-
Balita di Daycare Yogyakarta Diduga Pernah Dikunci di Kamar Mandi
-
Amarah dan Trauma Orang Tua yang Titipkan Anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta
-
KPAI Desak Daycare di Jogja Ditutup Permanen, LPSK Diminta Lindungi Korban
-
Kasus Penganiayaan di Daycare Yogya Terungkap Dari Laporan Mantan Pengasuh
Berita Utama Lainnya
Aturan ini dianggap diskriminatif terhadap produk tembakau.
Fabianus menyatakan bahwa PP 28/2024 maupun RPMK memiliki potensi besar untuk mempengaruhi keberlangsungan industri media luar griya.
PMK dan PP 28/2024 tidak hanya mempengaruhi industri tembakau, tetapi juga berdampak besar pada mata rantai produksi dan distribusi.
Draft aturan tersebut dinilai bertujuan menyeragamkan kemasan produk tembakau dan rokok elektronik, serta melarang pencantuman logo ataupun merek produk.
Pengetatan iklan di luar ruang berpotensi untuk memukul kinerja industri rokok dan olahan tembakau turunannya hingga memicu PHK massal.
Penerapan aturan mengenai kemasan polos atau tanpa merek berpotensi untuk menurunkan industri rokok dalam negeri.
Industri tembakau jadi salah satu upaya penanggulangan kemiskinan di sejumlah daerah.
Merdeka.com merangkum informasi tentang apakah merokok benar-benar efektif dalam meredakan stres atau justru memperburuknya.
Terdapat perbedaan situasi negara lain dengan Indonesia, di mana Indonesia memiliki mata rantai IHT dengan tenaga kerja signifikan.
Pelaku usaha selama ini sudah komitmen terhadap aturan sebelumnya, yaitu tidak menjual produk tembakau kepada anak-anak di bawah umur.