Kantongi Sertifikat Green Label Indonesia, Semen Hijau SIG Lebih Rendah Karbon 38 Persen
Perusahaan mengadopsi teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) dalam kegiatan produksi untuk efisiensi energi.
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) konsisten menerapkan prinsip keberlanjutan yang terintegrasi dalam strategi bisnis perusahaan. Langkah ini sebagai bentuk komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan, yang diwujudkan dengan menjalankan praktik pertambangan yang baik.
Selain itu, perusahaan mengadopsi teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) dalam kegiatan produksi untuk efisiensi energi, pemanfaatan limbah dan sampah sebagai bahan baku dan bahan bakar alternatif dengan prinsip ekonomi sirkular, pengembangan energi terbarukan, hingga proses distribusi berkelanjutan.
Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, dengan menerapkan prinsip keberlanjutan di setiap tahapan operasi, SIG mampu menghadirkan semen hijau dan produk turunannya yang inovatif, berkualitas, dan rendah karbon untuk kebutuhan konstruksi yang kokoh dan berkelanjutan. Semen hijau SIG tercatat lebih rendah karbon hingga 38 persen dibandingkan dengan semen konvensional (OPC).
Vita Mahreyni menambahkan, SIG terus mengajak masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk bijak memilih produk bahan bangunan yang bertanggung jawab dan turut serta dalam aksi pelestarian lingkungan.
"Semen hijau SIG adalah solusi untuk konstruksi ramah lingkungan yang rendah karbon, yang merupakan buah karya anak bangsa sebagai bentuk kepedulian dan keberpihakan terhadap kelestarian lingkungan dan bumi," ujar Vita Mahreyni.
Kantongi Sertifikat Green Label Indonesia
Langkah transformasi hijau SIG telah mengantongi lima sertifikat Green Label Indonesia predikat Platinum dari Green Product Council Indonesia (GPCI), memperkuat kepemimpinan Perusahaan dalam pengembangan bahan bangunan rendah emisi di Indonesia.
Lima pabrik SIG yang meraih sertifikat Green Label Indonesia Predikat Platinum adalah SIG Pabrik Tuban; PT Semen Tonasa (Pabrik Pangkep); serta PT Solusi Bangun Indonesia Tbk Pabrik Narogong, Pabrik Cilacap, dan Pabrik Lhoknga.
Vita menyampaikan rasa syukur atas Predikat Platinum yang berhasil diraih oleh lima pabrik SIG. Pencapaian ini menjadi suntikan energi bagi SIG untuk melanjutkan kepemimpinan dalam inovasi semen hijau dan produk turunannya yang lebih rendah emisi.
"Sertifikat Green Label Indonesia menjadi bukti nyata bahwa produk bahan bangunan yang diproduksi oleh SIG tidak hanya terjamin mutu dan kualitasnya, tetapi juga membantu pelanggan untuk mendapatkan produk yang lebih rendah emisi dan membangun dengan lebih bertanggung jawab," kata Vita Mahreyni.