Penganiayaan
Topik Populer
Berita Utama
-
-
berita kontributor Kronologi Heboh Video Pria di Gowa Tertancap Busur di Dada, 1 Orang jadi Tersangka
-
berita kontributor Kronologi Penangkapan Remaja Anggota Geng Motor Pelaku Pembusuran Warga Usai Buron 2 Bulan
-
-
berita kontributor Tak Terima Dinasihati Gara-Gara Ribut dengan Ayahnya, Pria Asal NTT Tega Tikam Teman Sendiri hingga Meninggal
-
-
-
-
anggota dprd temanggung Anggota DPRD Temanggung Mabuk dan Aniaya Perempuan di Tempat Karaoke Jadi Tersangka, Langsung Ditahan
-
berita update Identitas Pengeroyok Pemuda hingga Terjatuh ke Lantai Dasar Pasar Grogol Teridentifikasi, Pelaku Diburu Polisi
Berita Terbaru
Berita Populer
-
Kondisi Rumah Terdampak Gempa Mindanao di Kepulauan Sangihe, Begini Penampakannya
-
Peringatan Tsunami di Gorontalo Utara Dicabut, Warga Kembali ke Rumah Usai Sempat Mengungsi ke Dataran Tinggi
-
BMKG: Gempa M7,7 di Laut Sulawesi Bukan Berasal dari Zona Megathrust
-
Imbas Gempa M7,7, Malaysia Keluarkan Peringatan Tsunami di Wilayah Pesisir Sabah
-
Detik-Detik Gempa M7,7 Mengguncang Filipina, Puluhan Siswa SD dan Guru Panik hingga Atap Roboh
Berita Utama Lainnya
-
-
-
-
-
-
berita kontributor Kronologi Paman di Semarang Siram Bensin Lalu Bakar Keponakan Perempuan di Teras Rumah
-
berita kontributor Komunikasi Terakhir Siswa SMA di Yogyakarta Sebelum Tewas Dikeroyok dan Dilindas Motor Sekelompok Pemuda
-
berita kontributor Anak Bupati Jeneponto Dilaporkan ke Polisi Kasus Penganiayaan, Sempat Cekcok dalam Mobil dengan Korban
-
berita update Kesaksian Sang Ayah IDS Pelajar Yogyakarta Diculik lalu Dikeroyok Gerombolan Pemuda hingga Tewas
-
Dalam video yang beredar, tampak salah satu pelaku memukuli korban dengan cambuk, sementara pelaku lainnya menyerang wajah dan menendang korban.
Kasus kekerasan terhadap ART tidak boleh diselesaikan melalui mekanisme restorative justice dan harus diproses pidana secara tegas.
Kompol Ni Luh Sri Arsini mengatakan peristiwa dalam video tersebut terjadi pada Februari tahun 2023. Ia mengungkapkan kronologi kejadian.
Kabid Humas Polda Riau Kombes Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, antara terduga pelaku dan korban sudah saling mengenal satu sama lain.
Malam itu JMH datang mengemudikan Toyota Vellfire hendak mengisi Pertalite. Petugas SPBU menolak lantaran barcode tak cocok dengan nomor polisi kendaraan.
Bripda Dirja Pratama dianiaya di barak Mapolda Sulsel. Sejumlah lebam ditemukan di sekujur tubuh, bahkan mulutnya mengeluarkan darah.
Peristiwa berawal dari pertengkaran mulut antara pelaku (DH) dan seorang pengunjung, yang kemudian berujung pada penganiayaan terhadap temannya.
Suasana yang sebelumnya tegang di area depan Mapolda DIY pada Selasa malam (24/2/2026) kini mulai kembali tenang dan kondusif.
Korban diketahui mengalami luka akibat kejadian tersebut dan telah mendapatkan penanganan medis.
Ibu kandung telah melaporkan mantan suaminya kepada pihak Polres Sukabumi terkait suatu permasalahan yang terjadi di antara mereka.