Fakta Menarik Taman Nasional Lore Lindu, Ladangnya Warisan Megalitikum hingga Kekayaan Flora Fauna Langka
Salah satu taman nasional di Sulawesi Tengah ini menyuguhkan keindahan alam dari setiap sudutnya yang sungguh memanjakan mata.
Salah satu taman nasional di Sulawesi Tengah ini menyuguhkan keindahan alam dari setiap sudutnya yang sungguh memanjakan mata.
Fakta Menarik Taman Nasional Lore Lindu, Ladangnya Warisan Megalitikum hingga Kekayaan Flora Fauna Langka
Setiap Taman Nasional di Indonesia menghadirkan pengalaman yang berbeda, mulai dari keindahan alam hingga beberapa objek wisata yang menjadi daya tarik sendiri bagi para wisatawan.
Taman Nasional Lore Lindu di Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah salah satu wilayah yang menawarkan pengalaman berkesan dengan pesona alamnya yang indah serta beragam jenis flora dan fauna yang langka. Selain itu, taman nasional ini juga dikelilingi langsung oleh pegunungan. (Foto: Wikipedia)
Dari segi ukuran, Taman Nasional Lore Lindu ini tergolong kecil jika dibandingkan dengan taman nasional lain di Indonesia. Wilayahnya sendiri sekitar 2,4 persen dari sisa hutan atau kurang lebih 90.000 kilometer persegi.
Lebih dari itu, di taman nasional yang satu ini masih banyak fakta menarik lainnya. Penasaran? Simak rangkuman informasinya yang dihimpun merdeka.com dari berbagai sumber berikut ini.
Habitat Flora dan Fauna Endemik
Taman nasional sendiri dirancang untuk menjadi rumah atau tempat tinggal bagi satwa maupun tumbuhan yang sudah tergolong langka, begitu juga dengan TN Lore Lindu ini. Ada sekitar 230 jenis burung dan 55 jenis kelelawar yang tinggal di kawasan tersebut.
Dikutip dari indonesia.go.id, Lore Lindu ini menjadi rumah satwa endemik Sulawesi yaitu Maleo, Burung Enggang, dan Elang Sulawesi. Terdapat jenis flora seperti Pinus, Kantong Semar, dan Weda (Foto: Pariwisata Indonesia
Ada Danau Tambing
Taman nasional yang berjarak 90 kilometer arah Selatan Kota Palu ini juga menghadirkan suasana alam yang menakjubkan, salah satunya keberadaan Danau Tambing. Di tempat ini pengunjung bisa menikmati hawa sejuk dan suasana yang tenang.
Danau seluas kurang lebih 6 hektare ini memiliki suhu yang cenderung dingin, terlebih saat memasuki waktu sore hingga malam hari. Secara geografis, Danau Tambing ini masih termasuk dalam wilayah dari Taman Nasional Lore Lindu.
Berada di ketinggian 1.700 mdpl, tempat ini cukup populer di kalangan wisatawan yang ingin menghabiskan waktu akhir pekan bersama rekan atau keluarga. Bagi yang hobi trekking, bisa melakukannya di sekitar Danau Tambing.
(Foto: ksdae.menlhk.go.id)
Interaksi dengan Warga Lokal
Selain menikmati keindahan alam dan melihat keanekaragaman hayati, wisatawan di TN Lore Lindu juga bisa berinteraksi langsung dengan suku asli, yaitu Suku Kaili, Behoa, Bada dan Pekurehua.
Terdapat 117 desa yang berdiri di dalam wilayah taman nasional ini dan ada 64 desa lainnya yang berada di wilayah perbatasan. Mereka memiliki mata pencaharian sebagai petani padi, jagung serta perkebunan Kakao.
Patung-patung Megalitikum
Taman Nasional Lore Lindu juga terkenal dengan patung-patung dari zaman Megalitikum yang terletak di Lembah Napu, Behoa, dan juga Bada. Dalam temuannya ada sekitar 1.466 batu Megalitik dari 83 situs yang telah diungkap.
Seluruh patung-patung tersebut diperkirakan sudah berusia ribuan tahun, tentu saja menjadi daya tarik tersendiri sekaligus bukti keberadaan sejarah masa lampau yang ada di taman nasional ini. (Foto: indonesia.go.id)