Mengunjungi Wisata Alam Ketambe di Aceh Tenggara, Ada Banyak Satwa Dilindungi hingga Sensasi Arung Jeram

Objek wisata yang satu ini cocok bagi pengunjung atau wisatawan yang gemar dengan suasana alam yang asri dan tidak begitu banyak orang.

Adrian Juliano
Oleh Adrian Juliano - Reporter
Mengunjungi Wisata Alam Ketambe di Aceh Tenggara, Ada Banyak Satwa Dilindungi hingga Sensasi Arung Jeram
Pintu Masuk Wisata Alam Ketambe (© 2023 merdeka.com)

Akhir pekan telah tiba, saatnya memanfaatkan hari libur untuk berwisata dan liburan ke suatu tempat. Bagi kamu yang ada di Provinsi Aceh, bisa berkunjung ke Wisata Alam Ketambe di Aceh Tenggara.

Objek wisata yang satu ini cocok bagi pengunjung atau wisatawan yang gemar dengan suasana alam yang asri dan tidak begitu banyak orang.

Bahkan, di sini kamu bisa melihat satwa-satwa dilindungi yang ada di Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL).

Bagi kamu yang berasal dari Kota Medan, Sumatra Utara, apabila ingin menyambangi Wisata Alam Ketambe ini bisa ditempuh selama 7 jam perjalanan menggunakan transportasi darat.

Hutan di kawasan Ketambe ini masih terbilang hijau dan rimbun. Simak ulasan Wisata Alam Ketambe yang dirangkum merdeka.com berikut ini.

<b>Pintu Masuk TNGL</b>
Dok. Istimewa

Wisata Alam Ketambe berada tepat di pintu masuk kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) yang menjadi tempat tinggal alami para satwa yang dilindungi, mulai dari orangutan, owa hitam putih, monyet daun thomas, dan masih banyak lagi.

Selain melihat satwa liar berlalu-lalang, kamu juga bisa melihat salah satu fauna langka yaitu bunga bangkai atau Rafflesia Arnoldi yang eksotis.

Wisata Alam Ketambe ini juga masih tergolong kawasan yang hijau dan asri. Keadaan alamnya masih begitu terjaga. Sungai-sungai yang mengalir di sekitarnya pun masih bersih dan terdapat mata air panas di jantung hutan hujan tropis ini.

<b>Trekking ke Dalam Hutan</b>
Dok. Istimewa

Saat berada di Wisata Alam Ketambe, kamu juga bisa jelajah hutan hujan tropis yang lebat. Mengutip dari jadesta.kemenparekraf.go.id, waktu yang tepat untuk jelajah hutan ini pada bulan Juni-Oktober.

Pada rentang bulan tersebut adalah musim buah, banyak orangutan dan satwa liar endemik lainnya yang mencari makan sehingga peluang untuk melihat satwa ini semakin besar.

Jika kamu mengunjungi tempat ini di luar musim buah, tentu harus menjelajah lebih dalam lagi untuk bisa berjumpa dengan satwa-satwa tersebut. Selain itu, kamu bisa melihat lebih dekat ragam jenis fauna yang langka dan bahkan hanya tumbuh di Indonesia.

Dijamin, ketika kamu berlibur ke Wisata Alam Ketambe ini akan menjadi liburan dengan pengalaman yang berbeda dan tidak terlupakan.

<b>Memacu Adrenalin Bermain Arung Jeram</b>
Dok. Istimewa

Apabila ingin mendapatkan sensasi liburan yang lebih ekstrem, kamu bisa mencoba bermain arung jeram di Sungai Alas yang membelah hutan Ketambe.

Diketahui arus Sungai Alas cukup deras dan berkelok-kelok sehingga cocok bagi pengunjung yang ingin memacu adrenalin.

Tak perlu khawatir, ketika ingin mencoba arung jeram di Sungai Alas kamu bisa memilih tingkat kesulitannya karena sungai ini memiliki tingkatan yang berbeda-beda. Biasanya ada tour guide yang mendampingi kamu ketika sedang bermain arung jeram atau rafting di Sungai Alas.

Sungai Alas sendiri pernah digunakan untuk perlombaan Rafting internasional yang diikuti peserta dari berbagai negara seperti Australia dan Malaysia. Sehingga tak heran banyak sekali wisatawan mancanegara yang mengunjungi Wisata Alam Ketambe ini.

Rekomendasi