2 Buah Surga di Al-Quran yang Terbukti Secara Ilmiah Bisa Turunkan Kolesterol
Dalam Al-Qur'an, terdapat dua buah yang kaya manfaat, yaitu tin dan zaitun. Kedua buah ini dikenal dapat menurunkan kolesterol.
Al-Qur'an merupakan kitab suci bagi umat Islam. Selain diwajibkan untuk membacanya, setiap Muslim juga diperintahkan untuk memahami dan mengamalkan isi dari Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. Kitab ini menjadi pedoman hidup yang penting bagi umat manusia. Selain itu, Al-Qur'an sering dijadikan rujukan dalam perkembangan ilmu pengetahuan, termasuk di bidang kesehatan. Dalam kitab suci ini, terdapat dua jenis buah yang dikenal memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah menurunkan kolesterol. Buah tersebut adalah tin dan zaitun, yang diistilahkan sebagai buah dari surga, sehingga sering disebut sebagai buah surga.
Secara khusus, buah tin dan zaitun disebutkan dalam surah At-Tin ayat 1. Berikut adalah ayat beserta artinya yang menyebutkan kedua buah tersebut:
Wat-tni waz-zaitn. Artinya: "Demi (buah) tin dan (buah) zaitun." Mengutip dari tafsir Tahlili yang terdapat di laman NU Online, terdapat beragam pendapat mengenai makna dari tin dan zaitun dalam ayat pertama surah At-Tin. Namun, salah satu pendapat mengungkapkan bahwa yang dimaksud dalam ayat tersebut adalah nama buah yang kita kenal saat ini, yaitu buah tin dan zaitun, yang memiliki berbagai khasiat bagi kesehatan.
Manfaat Buah Tin untuk Menurunkan Kolesterol
Buah tin, yang juga dikenal sebagai ara, merupakan hasil dari pohon yang banyak ditemukan di wilayah Timur Tengah. Ketika matang, buah ini akan berwarna coklat dan memiliki biji yang mirip dengan biji tomat. Rasanya manis dan dianggap memiliki nilai gizi yang tinggi. Berdasarkan penelitian ilmiah, buah ara memiliki kandungan serat yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan buah-buahan lainnya. Satu buah ara yang telah dikeringkan mengandung sekitar 20% dari serat yang dianjurkan untuk dikonsumsi setiap hari.
Seperti yang diketahui, penelitian selama beberapa dekade terakhir menunjukkan bahwa serat dari tumbuhan sangat penting untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan. Serat berfungsi untuk mendukung sistem pencernaan dan juga dapat membantu mencegah risiko kanker usus. Selain itu, kandungan dalam buah ara juga sangat menjanjikan. Buah ini kaya akan antioksidan yang berfungsi untuk mencegah munculnya berbagai penyakit. Antioksidan membantu menetralkan zat-zat berbahaya (free radicals) yang dapat berasal dari dalam tubuh akibat reaksi kimia selama proses pencernaan atau dari luar tubuh.
Kandungan Phenol dalam buah ara juga cukup tinggi. Senyawa ini berfungsi sebagai antiseptik yang dapat membunuh mikroba. Penelitian yang dilakukan di Universitas Rutgers, Amerika Serikat, menunjukkan bahwa tingginya kandungan omega-3, omega-6, dan phytosterol dalam buah ara menjadikannya sangat potensial untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Penting untuk dicatat bahwa omega-3 dan omega-6 tidak dapat diproduksi oleh tubuh dan hanya dapat diperoleh melalui makanan. Kedua jenis asam lemak ini memiliki peran penting dalam fungsi jantung, otak, dan sistem saraf.
Di samping itu, phytosterol berfungsi untuk menghilangkan kolesterol yang berasal dari daging sebelum kolesterol tersebut masuk ke dalam jaringan darah. Pohon ara juga mengandung mineral yang cukup lengkap dibandingkan dengan buah lainnya. Dalam 40 gram buah ara, terkandung 244 mg kalium (yang memenuhi 7% dari kebutuhan harian), 53 mg kalsium (6% dari kebutuhan harian), dan 1,2 mg besi (6% dari kebutuhan harian). Kadar kalsium yang tinggi ini hanya kalah oleh jeruk.
Buah ara juga diyakini dapat mempercepat proses penyembuhan bagi seseorang yang sedang sakit. Buah ini mengandung berbagai bahan yang diperlukan untuk membantu pemulihan dan memberikan energi bagi pasien. Komponen nutrisi utama dalam buah ara adalah gula, dengan persentase yang cukup tinggi, yaitu antara 51% hingga 74% dari total bagian buah.
Manfaat Buah Zaitun bagi Kesehatan, Salah Satunya Menurunkan Kolesterol
Buah zaitun juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan manusia, seperti yang ditunjukkan oleh berbagai penelitian. Zaitun, yang dalam ayat 35 surah an-Nur/24 disebut sebagai "pohon yang penuh berkah," merupakan tumbuhan perdu yang banyak ditemukan di sekitar Laut Tengah. Umur pohon zaitun dapat mencapai ratusan tahun, dan buahnya dapat dipanen dalam jangka waktu yang sangat lama. Sebagai sumber makanan, zaitun kaya akan berbagai unsur yang penting bagi tubuh, termasuk protein tinggi, garam, besi, fosfor, serta vitamin A dan B.
Selain itu, zaitun dikenal sebagai bahan yang dapat menghaluskan kulit dan sering digunakan dalam industri sabun. Minyak zaitun juga memiliki keunggulan dibandingkan minyak hewani atau minyak nabati lainnya. Manfaat minyak zaitun termasuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah, serta membantu menurunkan kadar kolesterol. Beberapa kegunaan minyak zaitun mencakup kesehatan jantung dan pembuluh darah, pencegahan kanker, arthritis, memperlambat proses penuaan, mendukung pertumbuhan anak-anak, serta menurunkan tekanan darah tinggi, di samping manfaat lainnya untuk organ-organ dalam tubuh. Wallahu a'lam.