Puan Terbata-bata Sebut Kata Intoleransi Saat Sambutan Pembukaan PUIC
Puan mencoba beberapa kali memperbaiki kata intoleransi sembari tersenyum tipis.
Ketua DPR Puan Maharani menyampaikan sambutan pembukaan Inaugural session of the 19th session of the PUIC Conference di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (14/5) malam.
Ada momen menarik saat Puan menjelaskan tema dan pembahasan dalam konferensi PUIC. Yakni, ketika Puan menyebut kata intoleransi, dirinya sempat terbata-bata.
Puan mencoba beberapa kali memperbaiki kata intoleransi sembari tersenyum tipis.
"Intolaran, intola, intoleransi," kata Puan sambil sedikit tersenyum.
Meski terbata-bata, Puan pun kembali melanjutkan pembukaannya. Dia menjelaskan, pembahasan mengenai bagaimana cara menghadapi tantangan global.
"Agenda pembahasan dalam konferensi antara lain, peningkatan solidaritas di antara umat muslim, perdamaian, kerja sama ekonomi, pemberdayaan perempuan, upaya memerangi islamophobia, intoleransi dan segala bentuk diskriminasi lainnya," ujar dia.
Selain itu, perang yang terjadi di Palestina harus menjadi atensi. Sebab, pembangunan negara dapat terselenggara dengan baik jika adanya perdamaian antar negara.
"Selain itu, dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina tetap menjadi atensi utama, dengan pembahasan langkah-langkah konkret yang dapat diambil oleh negara-negara anggota PUIC," ungkap dia.
"Kita menyadari bersama, bahwa pembangunan suatu negara, dapat terselenggara di setiap negara apabila ada ketertiban, perdamaian di dalam negara dan perdamaian antar negara," imbuh Puan.