Muswil DPW PKB Target Pemilu 2029 Satu Kursi DPR dan Tiga Kursi DPRD Provinsi Bali
Target PKB Bali bisa mendapatkan satu kursi DPR RI dan tiga kursi DPRD Provinsi Bali di Pemilu 2029 mendatang.
Wakil ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) M. Hanif Dhakiri berharap di Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 nantinya kader PKB di wilayah Pulau Bali bisa menjadi anggota DPRD dan DPR di kabupaten dan kota untuk mewakili suara rakyat Bali.
Hal tersebut disampaikan saat usai membuka secara resmi Musyawarah Wilayah (Muswil) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Provinsi Bali, yang dihadiri oleh seluruh Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB kabupaten dan kota se-Bali, dan juga perwakilan dari berbagai partai lainnya di Bali, yang berlangsung di Kuta, Kabupaten Badung, Bali, pada Minggu (23/11).
Hanif berharap dengan Muswil PKB di Bali, bisa ada keputusan-keputusan politik yang cerdas dari Forum Muswil PKB Bali. Selain itu, kepengurusan juga jadi lebih solid, kreatif dan inovatif dalam rangka menghadapi tantangan politik ke depan.
"Kita juga berharap PKB Bali ini, benar-benar bisa menjadi partai yang terbuka untuk semua kelompok, masyarakat, apapun agamanya, latar belakang, sosial dan lain sebagainya. Karena, memang PKB ini kan sebagai partai politik, lahirnya dari NU (Nahdlatul Ulama), dari pesantren, dari kiai tetapi peruntukannya untuk seluruh warga Bangsa Indonesia," kata Hanif.
Selain itu, Hanif ingin PKB Bali ke depan bisa lebih menyatu dengan masyarakat dan membaur dengan kebudayaan yang ada di masyarakat Bali, sekaligus juga punya kontribusi terhadap masyarakat Bali.
"Sehingga kita ingin PKB ke depan ini bisa masuk membantu UMKM, membantu mendorong agar pariwisata di Bali ini lebih berkualitas, lebih memberikan manfaat kepada masyarakat lokal dan seterusnya," ujar Hanif.
Kemudian untuk target di 2029, Hanif berhrap DPW PKB Bali bisa menjadi bagian di pemerintahan di Pulau Bali, seperti bisa mendapatkan kursi DPR, DPRD di wilayah Bali agar bisa mewakili suara rakyat Bali.
"Targetnya saya bilang PKB ini kan juga memahami posisinya di tengah masyarakat Bali, yang didominasi oleh partai-partai nasionalis. Makanya, kalau istilah saya, kita titip kepada teman-teman partai-partai (lainnya) itu kasihlah PKB itu, jangan ditaruh di teras terus-lah," ujarnya.
Sementara itu, Ahmad Iman Sukri selaku Ketua DPW PKB Provinsi Bali mengatakan, untuk target PKB Bali bisa mendapatkan satu kursi DPR RI dan tiga kursi DPRD Provinsi Bali di Pemilu 2029 mendatang.
"Iya targetnya satu kursi DPR RI, provinsi tiga kursi, dan semua kabupaten bisa terisi (DPR dari PKB)," jelas dia.
Dia juga menyebutkan sejauh yang dipersiapkan PKB Bali, pertama membenahi struktur di PKB Bali, agar lebih efektif dan progresif. Kemudian, menguatkan kaderisasi dan setelah itu membuat program-program yang berpihak kepada rakyat Bali.
"Tentu nanti di di dalam pemilu 2029, kita rekrutmen caleg. Semoga kalau ini sukses semua, tertata, saya yakin kok PKB di Bali bisa mewarnai. Kalau suara DPRI-nya satu kursi itu kurang lebih Rp 190 ribu (suara). Syukur-syukur bisa 10 persen atau 5 persen (suara yang diraih) itu sudah jadi dari total DPT sekitar Rp 3 juta. Kalau itu linier dengan provinsi dan kabupaten, jadi gerakannya jadi lebih mudah nanti dan butuh waktu," kata dia.
PKB Bali Tasyakuran Gus Dur dan Mbah Kholil Jadi Pahlawan Nasional
Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Bali, menggelar acara tasyakuran dan potong tumpeng, sebagai bentuk rasa syukur atas penganugerahan gelar pahlawan nasional kepada KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan KH. Syaikhona Muhammad Kholil (Mbah Kholil) oleh Presiden Prabowo Subianto.
Kegiatan tasyukuran tersebut digelar sebelum membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW PKB Provinsi Bali, yang dihadiri oleh Wakil ketua Umum DPP PKB M. Hanif Dhakiri, serta seluruh Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB kabupaten dan kota se-Bali, dan juga perwakilan dari berbagai partai lainnya di Bali, yang berlangsung di Kuta, Kabupaten Badung, Bali, pada Minggu (23/11).
"Tasyakuran ini untuk pahlawan nasional ini. Tokoh yang dihormati dan sangat berjasa untuk NU dan PKB, bahwa KH. Syaikhona Kholil Bangkalan itu bisa dikatakan muassis (pendiri) PBNU. Asal mula PBNU dibentuk itu atas persetujuan dan dukungan KH. Syaikhona Kholil Bangkalan," kata Ahmad Iman Sukri selaku Ketua DPW PKB Provinsi Bali.
"Jadi jasanya (KH. Syaikhona Kholil Bangkalan) luar biasa, murid-muridnya tersebar di seluruh Indonesia dan hebat-hebat semua," imbuhnya.
Kemudian yang kedua adalah Gus Dur sebagai pendiri sekaligus tokoh di PKB yang bisa mengkonsolidasi kekuatan politik, dan kedua tokoh ini memiliki peranan penting bagi Indonesia maupun di PKB sendiri.
"Jadi maknanya kedua tokoh ini sebagai pahlawan nasional. Maknanya sangat penting bagi PKB. Karena inilah bagian dari semangat untuk melanjutkan perjuangan Gus Dur, untuk membesarkan PKB, terutama di Bali. Yang, selalu diperjuangkan Gus Dur itu soal toleransi, bahkan Gus Dur sering ke Bali, punya teman akrab di sini. Dan itu harus kita lanjutkan perjuangan Gus Dur," ujarnya.
Pihaknya menyakini, kedepannya PKB di Bali akan berjaya seperti PKB di tahun 1999 silam dan mewakili perwakilan DPR RI, DPRD provinsi dan di DPR kabupaten dan kota di Bali.
"Saya yakin ke depan kita bisa kembali jaya seperti tahun 1999, DPR RI-nya ada, provinsinya ada, kabupatennya ada. Karena memang Bali ini persinggungan dan persahabatan dengan NU itu sudah terbangun sejak lama," ujarnya.
"Karena momentum tasyakuran ini, kita menjadikan tonggak perjalanan ke depan lima tahun yang menyemangati para kader untuk bekerja, untuk kebesaran PKB dari Indonesia," ujarnya.
Seperti diketahui, KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan KH. Syaikhona Muhammad Kholil (Mbah Kholil) menerima penganugerahan gelar pahlawan nasional. Pemberian anugerah pahlawan nasional dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam upacara resmi di Istana Negara, Jakarta, pada peringatan Hari Pahlawan tahun 2025, Senin (10/11) lalu.