Syafruddin Afan, anggota DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), menceritakan pengalaman lucu yang dialaminya ketika berkumpul di kantin DPR RI, Jakarta. Kisah ini pun menjadi viral di media sosial dan menarik perhatian banyak warganet. Pada saat itu, Syafruddin sedang menikmati kopi sambil bersantai di kantin karena tidak ada jadwal rapat yang harus dihadiri. Tiba-tiba, seorang pria yang tidak dikenal mendekatinya dan mengaku sebagai Tenaga Ahli (TA) DPR RI.
Syafruddin menjelaskan, "Ya karena saya itu kan, ya memang senang rame-rame gitu, ngopi rame-rame gitu. Dan tiba-tiba teman kami yang saya juga enggak kenal, orang itu saya enggak kenal," ujarnya kepada wartawan pada Sabtu (11/4/2026).
Menurut video yang beredar, suara pria tersebut terdengar meninggi dan penuh percaya diri saat berbicara dengan Syafruddin, karena ia mengira bahwa Syafruddin adalah rekan sejawatnya yang juga bekerja sebagai TA. Syafruddin mengakui bahwa saat itu dirinya tidak mengenakan pin anggota DPR RI, sehingga membuat situasi semakin menarik.
Syafruddin dan pria tersebut terlibat dalam percakapan yang cukup panjang dan santai. "Ya pas saat rapat, rapat resmi, ya ketemu sama mitra atau ketemu dengan orang-orang tertentu, ya mungkin kita ya harus pakai pin lah kan supaya ada identitas. Nah ini kan di kantin, ya ngumpul-ngumpul gitu," jelasnya. Menurutnya, pria itu berbicara seolah-olah ia adalah orang yang berkuasa dan bisa mengatur keadaan.
"Nah, jadi saya di sebelahnya ya saya kan juga diam aja. Saya nggak berani juga nyeletuk, diam aja," tambah Syafruddin, menggambarkan momen yang penuh humor tersebut.
Advertisement
Jawabannya Bikin Kaget
Setelah berbincang cukup lama, orang tersebut akhirnya menanyakan dari mana asal Syafruddin dan posisi kerjanya. Ia tampak terkejut ketika Syafruddin menyebutkan bahwa dirinya adalah anggota DPR RI.
"Nah tiba-tiba kebetulan dia berinisiatif nanya, 'Abang dari mana?', Ya saya jawab, 'Saya dari Kaltim'. Ya dia nanya... dia nanya lagi, 'Abang kerja di mana?' 'Saya kerja di DPR'," ucap Syafruddin. "Nah, dia ini langsung nyeletuk, 'Abang TA-nya siapa?' Ya... saya jawab langsung, 'Anu, Bang, saya anggota, Bang'. Ah, itu mulai... mulai terkaget dia kan, 'loh, oh ternyata aku udah terlanjur bicara banyak kan?'," imbuh dia.
Syafruddin mengakui bahwa ia tidak sering tampil dengan gaya yang mencolok seperti anggota DPR RI pada umumnya. Ia juga tidak merasa tersinggung dengan perlakuan TA yang tidak mengenalinya.
"Enggak... Lah, enggak. Ya nggak tersinggung lah, biasa aja. Karena memang ya kita karena kita udah banyak berinteraksi dengan banyak orang yang memang karakternya berbeda-beda. Ada yang suka cerita tinggi-tinggi, ada yang suka cerita rendah-rendah, ada yang sedang-sedang. Jadi bagi kita udah biasa aja kalau bertemu, berjumpa dengan orang yang ceritanya tinggi-tinggi tuh, udah biasa aja gitu," pungkas Syafruddin.