Pertemuan Menkeu–BGN Pekan Ini, Purbaya Isyaratkan Anggaran MBG Turun

Purbaya Yudhi Sadewa menyebut akan bertemu BGN untuk membahas strategi MBG 2026. Ia mengisyaratkan anggaran program prioritas itu bakal turun.

Arief Rahman H
Oleh Arief Rahman H - Reporter
Pertemuan Menkeu–BGN Pekan Ini, Purbaya Isyaratkan Anggaran MBG Turun
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa di kawasan Jakarta Pusat, Jakarta, Rabu (6/5/2026). (Foto: Liputan6.com/Arief RH)

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan akan bertemu pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, dalam waktu dekat untuk membahas strategi pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2026. Ia membuka peluang adanya penyesuaian anggaran program prioritas presiden tersebut usai evaluasi besar-besaran.

Purbaya menegaskan akan melihat rancangan strategi yang disiapkan penyelenggara sebelum memfinalkan langkah anggaran. "Saya mau ketemu Ketua MBG minggu-minggu ini, mau lihat seperti apa akhirnya strateginya dia untuk tahun ini. Tapi yang jelas akan ada penurunan," jelas Purbaya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/7/2026).

Ia menambahkan, pembahasan dalam Sidang Kabinet Paripurna pada hari yang sama tidak menyentuh isu MBG. "Enggak, enggak. Tadi enggak bahas MBG, bahas kemajuan ekonomi sekarang, dan risiko apa yang kita hadapi ke depan serta strategi Presiden apa," kata Purbaya.

Anggaran MBG 2026 Disesuaikan Rp 268 Triliun

Sebelumnya, pemerintah memutuskan menyesuaikan anggaran MBG 2026 dari semula Rp 335 triliun menjadi Rp 268 triliun sebagai bagian dari strategi penghematan APBN. Purbaya menyebut langkah itu merupakan instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan penggunaan keuangan negara lebih efektif dan efisien.

Angka sementara tersebut disampaikan Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTA. "Rp 268 triliun untuk sementara angkanya itu dulu, tapi ada potensi perbaikan lebih lanjut masih dihitung," ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTA di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (19/5/2026).

Menurut Purbaya, pengetatan ini diambil agar BGN selaku pelaksana dapat bekerja optimal dan setiap rupiah belanja berdampak nyata bagi masyarakat. Melalui langkah tersebut, tata kelola internal program diharapkan semakin bersih, transparan, dan akuntabel.

Purbaya Minta Publik Tak Menyudutkan Program

Purbaya meminta masyarakat tidak memandang negatif penyesuaian anggaran MBG. Ia menyebut penurunan anggaran merupakan bagian dari evaluasi berkala di tengah upaya pembenahan tata kelola dan manajemen pelaksanaan program.

"Jadi jangan nyalah-nyalahin MBG lagi. Presiden sedang memperbaiki manajemen MBG dan cara mereka (BGN) membelanjakan uang," ucap Purbaya dengan tegas.

Pemerintah, lanjutnya, terbuka terhadap kritik dan masukan konstruktif dari publik terkait pelaksanaan di lapangan. Penyesuaian sebesar Rp 67 triliun tersebut diproyeksikan tidak mengganggu esensi utama program. "Jadi bukan immune terhadap masukan, Bapak kita itu, Pak Presiden sedang menghitung gimana yang terbaik tanpa mengganggu efektivitas program itu sendiri dalam hal memberi makan murid-murid sekolah," tutur Purbaya menambahkan.

Rekomendasi