Menko Polkam Dorong Peningkatan Kerja Sama Forkopimda demi Kesejahteraan Rakyat
Menko Polkam Djamari Chaniago meminta pemerintah daerah meningkatkan Kerja Sama Forkopimda untuk mencapai kesejahteraan rakyat, menekankan pentingnya kolaborasi semua unsur di daerah.
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago secara tegas meminta pemerintah daerah (Pemda) untuk terus meningkatkan kerja sama antar Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Permintaan ini bertujuan utama untuk menyejahterakan rakyat di seluruh wilayah Indonesia. Penegasan tersebut disampaikan dalam acara Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Wilayah Sulawesi yang digelar di Kendari, Sulawesi Tenggara, pada Jumat (29/5).
Djamari Chaniago menekankan bahwa tidak ada satu pun pekerjaan yang bisa diselesaikan oleh satu bagian saja, sehingga kolaborasi menjadi kunci utama. “Semua unsur yang ada di daerah harus melakukan bersama-sama. Saya garisbawahi, pekerjaan kita lakukan bersama ujungnya adalah bagaimana mensejahterakan warga kita,” ucap Djamari, dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu. Dengan semangat kebersamaan ini, ia menyebutkan bahwa langkah membahagiakan dan menyejahterakan masyarakat Indonesia dapat tercapai secara optimal.
Dalam kesempatan tersebut, Menko Polkam juga menyampaikan salam dari Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh Pemda yang hadir. Presiden Prabowo berpesan agar Pemda terus meneruskan perjuangan, meyakini jalan yang benar, dan meningkatkan kesungguhan dalam melakukan pekerjaan bersama-sama demi kemajuan daerah. Pesan ini diharapkan menjadi motivasi bagi para pemimpin daerah untuk terus berinovasi dan bersinergi.
Pentingnya Sinergi Antar Forum Koordinasi Pimpinan Daerah
Menko Polkam Djamari Chaniago menegaskan bahwa Kerja Sama Forkopimda adalah fondasi utama dalam mencapai kesejahteraan warga. Ia menekankan bahwa setiap pekerjaan harus dilakukan bersama-sama, didasari oleh tekad kuat dan semangat pantang menyerah yang tak kenal lelah. Sinergi ini memastikan bahwa berbagai tantangan di daerah dapat diatasi secara komprehensif dan efektif.
Menurut Djamari, capaian positif yang diraih oleh pemerintah daerah merupakan hasil nyata dari kolaborasi Forkopimda di lapangan yang menjalankan tugasnya dengan baik. Hal ini membuktikan efektivitas sinergi dalam mendukung kesejahteraan rakyat dan menciptakan lingkungan yang kondusif. Prestasi ini menjadi bukti konkret dari kerja keras bersama.
Djamari secara khusus menyampaikan apresiasi kepada seluruh Forkopimda di regional Sulawesi yang telah berhasil membawa masyarakat dalam keadaan tenang, aman, serta meningkat keadaannya dibandingkan dengan sebelumnya. Ia juga mengajak seluruh jajaran di daerah untuk terus meningkatkan kebersamaan antarbagian, menjadikan prestasi yang telah dicapai sebagai titik awal untuk kemajuan lebih lanjut. “Apa yang telah dicapai harus dijadikan titik awal. Kemudian yang belum mendapatkan, jangan terlalu kecewa karena saya melihat angka-angkanya terlalu tipis tidak sampai satu digit. Artinya rata-rata kita berada di posisi yang baik,” katanya.
Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi dan Kriteria Penilaian
Acara Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 di Kendari berfungsi sebagai wadah penting untuk memberikan penghargaan kepada Pemda yang telah menorehkan prestasi gemilang. Djamari menganggap pencapaian ini bukan sebagai akhir, melainkan sebagai titik awal untuk terus berinovasi dan berprestasi lebih tinggi di masa mendatang. Penghargaan ini diharapkan memicu semangat kompetisi positif antar daerah.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian turut hadir dan menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan penghargaan kepada kepala daerah yang dinilai berhasil dalam berbagai sektor strategis. Sektor-sektor tersebut meliputi penanganan pengangguran, kemiskinan, stunting, pengendalian inflasi, hingga kemampuan mencari sumber pembiayaan daerah secara kreatif. Kriteria penilaian yang komprehensif ini memastikan bahwa penghargaan diberikan kepada daerah yang benar-benar menunjukkan kinerja luar biasa.
Tito menambahkan bahwa acara ini secara spesifik merupakan pemberian penghargaan bagi kepala daerah yang berprestasi di empat bidang utama. “Jadi, acara ini memang merupakan acara pemberian penghargaan bagi kepala daerah. Kepala daerah yang berprestasi di empat bidang, yaitu mulai dari bidang penanganan pengangguran, kemiskinan, stunting, pengendalian inflasi, dan 'creative financing',” ucap Tito. Kriteria ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam mengatasi isu-isu krusial dan mencari solusi inovatif untuk pembangunan.
Dorongan untuk Pemerataan Pembangunan Nasional
Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, menyambut positif ajang apresiasi yang digelar di Kendari tersebut. Ia berharap kegiatan semacam ini mampu memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah (Pemda) dalam mendorong pemerataan pembangunan nasional. Sinergi yang kuat sangat krusial untuk memastikan bahwa setiap wilayah mendapatkan perhatian dan dukungan yang memadai.
Dengan sinergi yang terjalin erat, diharapkan setiap daerah dapat berkontribusi maksimal dalam mencapai tujuan pembangunan yang merata dan berkelanjutan. Ini mencakup peningkatan kualitas hidup masyarakat, pembangunan infrastruktur, serta pemberdayaan ekonomi lokal. Kolaborasi ini menjadi kunci untuk mengatasi kesenjangan antar daerah.
Selain Menko Polkam Djamari Chaniago dan Mendagri Tito Karnavian, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait juga turut hadir dalam acara tersebut. Kehadiran berbagai menteri dan seluruh kepala daerah di regional Sulawesi menunjukkan pentingnya acara ini sebagai forum koordinasi dan apresiasi. Ini menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk mendukung upaya-upaya pemerintah daerah dalam mencapai kesejahteraan.
Sumber: AntaraNews