Kemenko Polkam Rampungkan Pembangunan Huntap Aceh untuk Korban Bencana

Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) telah menyelesaikan pembangunan 104 unit Pembangunan Huntap Aceh di Kuala Cangkoy, Aceh Utara, siap diresmikan untuk korban banjir dan longsor.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kemenko Polkam Rampungkan Pembangunan Huntap Aceh untuk Korban Bencana
Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) telah merampungkan pembangunan 104 unit hunian tetap (huntap) di Aceh Utara bagi korban banjir dan longsor, siap memberikan kehidupan baru yang lebih baik. (AntaraNews)

Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) telah menuntaskan pembangunan 104 unit hunian tetap (huntap). Proyek ini berlokasi di Desa Kuala Cangkoy, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh. Huntap ini didedikasikan bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana alam yang melanda daerah tersebut.

Pembangunan huntap ini merupakan respons cepat pemerintah terhadap dampak banjir dan longsor dahsyat. Bencana tersebut melanda wilayah Aceh pada bulan November 2025 lalu, menyebabkan banyak warga kehilangan tempat tinggal dan mata pencarian. Kehadiran hunian ini diharapkan dapat memulihkan kondisi para korban bencana secara signifikan.

Menurut Brigadir Jenderal TNI Honi Havana, Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Kemenko Polkam, setiap unit huntap ini bertipe 36. Seluruh unit telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas esensial untuk menunjang kehidupan sehari-hari. Peresmian kompleks hunian ini rencananya akan dilaksanakan oleh Menko Polkam Djamari Chaniago pada Sabtu, 14 Maret mendatang.

Setiap unit huntap tipe 36 yang dibangun oleh Kemenko Polkam dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi penghuninya. Hunian ini telah dilengkapi dengan instalasi air bersih yang memadai, memastikan ketersediaan pasokan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari warga. Selain itu, pasokan listrik juga tersedia untuk mendukung aktivitas rumah tangga.

Untuk mendukung sanitasi dan kebersihan yang optimal, setiap rumah dilengkapi dengan kamar mandi dan toilet pribadi. Fasilitas ini esensial untuk memastikan standar hidup yang layak bagi para korban bencana yang selama ini mungkin tinggal di pengungsian. Tidak hanya itu, perabotan rumah tangga dasar juga telah disediakan agar warga dapat segera menempati rumah baru mereka.

Kelengkapan fasilitas ini bertujuan agar warga dapat langsung menempati hunian tanpa harus memikirkan pengadaan kebutuhan dasar. Mereka tidak perlu lagi khawatir akan kebutuhan primer setelah kehilangan harta benda dan tempat tinggal akibat bencana. Pembangunan Huntap Aceh ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat yang terdampak.

Selain unit-unit hunian, kawasan huntap di Desa Kuala Cangkoy juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas umum yang menunjang kehidupan sosial. Sebuah masjid telah dibangun secara representatif untuk memenuhi kebutuhan ibadah masyarakat setempat, menjadi pusat kegiatan keagamaan dan spiritual.

Tak hanya itu, sebuah balai pertemuan warga juga tersedia di kompleks ini, dirancang sebagai sarana interaksi sosial dan kegiatan kemasyarakatan. Keberadaannya diharapkan mampu mempererat tali silaturahmi antarwarga, membangun kembali kohesi sosial yang mungkin sempat terganggu pascabencana. Ini juga menjadi tempat untuk berbagai pertemuan penting.

Brigadir Jenderal TNI Honi Havana menyampaikan harapan besar atas rampungnya proyek Pembangunan Huntap Aceh ini. Ia berharap keberadaan hunian tetap ini dapat membawa perubahan positif yang signifikan. Kehidupan para korban banjir dan longsor diharapkan menjadi lebih baik dan stabil di lingkungan baru mereka.

Havana juga menambahkan bahwa kehadiran huntap ini sangat penting bagi pemulihan psikologis dan sosial warga. Setelah melalui masa sulit akibat bencana, mereka diharapkan dapat kembali merasakan kehangatan berkumpul. Ini juga menjadi kesempatan untuk bersilaturahmi bersama keluarga dan tetangga, membangun kembali semangat kebersamaan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi