Kala Raja Dangdut Rapat di Baleg DPR, Kritik Pemerintah Tak Hadir Sepenuhnya buat Seni
Ketua Umum PAMDI, Rhoma Irama, meminta pemerintah berperan aktif membantu industri seni Tanah Air.
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia (PAMDI). Dapat membahas harmonisasi RUU Hak Cipta.
Ketua Umum PAMDI, Rhoma Irama, meminta pemerintah berperan aktif membantu industri seni Tanah Air.
"Bahwa harapan kami di sini, selama ini saya melihat pemerintah belum hadir dalam pengelolaan seni secara keseluruhan ya," kata Rhoma Irama dalam rapat, Kamis (20/11).
Rhoma mencontohkan bagaimana industri seni di Amerika Serikat yang menjadi sumber pendapat besar negara. Menurutnya, seni di Indonesia juga sangat potensial dan memiliki keunikan yang berbeda dari negara lain.
"Kalau ambil benchmark dari Amerika Serikat, bahwa Amerika Serikat ternyata devisa negaranya itu dari seni, luar biasa melebihi resources naturalnya," ujar Rhoma Irama.
"Tentunya kita akan sangat bahagia sekali dari berbagai seni yang di Indonesia ini sangat, sangat potensial di mana banyak sekali seni-seni Indonesia ini yang tidak dimiliki oleh negara-negara lain," sambungnya.
Soroti Fenomena Drama Korea
Raja dangdut itu juga menyoroti fenomena demam Korea di berbagai negara. Ia menyebut industri hiburan Korea Selatan bisa maju lantaran pemerintah hadir.
"Dan saya yakin seperti kita ambil contoh Korea saja, dunia telah kena fever Korea, entah dramanya, entah musiknya, itu karena keterlibatan pemerintah dalam berbagai aspek kesenian ini," ungkap Rhoma.
Harapan Rhoma Irama
Oleh karena itu ia berharap pemerintah RI juga hadir membantu hadir sungguh-sungguh memajukn industri seni Tanah Air.
"Yang ingin saya sampaikan bahwa ke depan bagaimana pemerintah secara sungguh-sungguh terlibat hadir dalam pengelolaan berbagai macam seni kebudayaan di Indonesia," pungkasnya.