Fakta Unik: Arus Abdul Karim Diminta Pimpin Golkar Sulteng untuk Periode Ketiga, Ini Alasannya!
Dukungan kuat mengalir agar Kepemimpinan Arus Abdul Karim di DPD Golkar Sulteng berlanjut untuk periode ketiga. Apa saja capaiannya dan mengapa dia masih sangat dibutuhkan partai?
Pengurus DPD Partai Golkar dari 13 kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah secara bulat menyatakan dukungan mereka. Mereka meminta M. Arus Abdul Karim untuk kembali memimpin DPD Golkar Sulteng. Pernyataan sikap ini disampaikan dalam Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) di Kota Palu pada Jumat malam.
Dukungan ini bertujuan agar Arus Abdul Karim dapat melanjutkan Kepemimpinan Golkar Sulteng hingga periode ketiga. Keputusan ini mencerminkan kepercayaan penuh terhadap rekam jejak dan strategi politiknya. Ini menjadi langkah penting menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sulteng yang akan datang.
Beniyanto Tamoreka, Ketua DPD Golkar Banggai, membacakan pernyataan sikap tersebut di hadapan seluruh perwakilan. Seluruh DPD II di Sulawesi Tengah sepakat untuk memberikan dukungan penuh. Mereka berharap Arus Abdul Karim dapat terus membawa kejayaan bagi partai berlambang beringin di provinsi ini.
Dukungan Solid dari Seluruh DPD Golkar Sulawesi Tengah
Pernyataan dukungan tertulis ini menjadi bukti nyata soliditas internal Partai Golkar di Sulawesi Tengah. Seluruh ketua DPD dari berbagai daerah hadir dan menyuarakan aspirasi yang sama. Mereka melihat Kepemimpinan Arus Abdul Karim sebagai kunci stabilitas dan kemajuan partai.
Muhlis Aca, Ketua DPD Golkar Kota Palu, secara tegas menyatakan bahwa Kepemimpinan Arus masih sangat dibutuhkan. Terutama, kata Muhlis, hingga Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2029 mendatang. Hal ini menunjukkan visi jangka panjang para kader dalam mempertahankan dominasi Golkar di kancah politik lokal.
Dukungan serupa juga datang dari Abdullah Batalipu, Ketua DPD II Golkar Kabupaten Buol. Ia mengapresiasi cara DPD I Golkar Sulteng dalam mengambil keputusan. Menurutnya, setiap tindakan selalu berlandaskan pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Golkar. Ini memastikan bahwa Kepemimpinan Arus Abdul Karim selalu berada di jalur yang benar.
Abdullah Batalipu menambahkan bahwa DPD I Golkar Sulteng selalu berpihak kepada pengurus di tingkat bawah. Hal ini menciptakan rasa nyaman dan kepercayaan di antara para kader. Dukungan ini bukan hanya sekadar formalitas, melainkan cerminan dari kinerja positif yang telah ditunjukkan.
Capaian Gemilang di Bawah Kepemimpinan Arus Abdul Karim
Alasan utama di balik derasnya dukungan terhadap Kepemimpinan Arus Abdul Karim adalah rekam jejaknya yang cemerlang. Di bawah kepemimpinannya, Partai Golkar Sulawesi Tengah berhasil meraih pencapaian signifikan. Ini meliputi keberhasilan dalam kontestasi politik lokal dan nasional.
Salah satu prestasi yang paling menonjol adalah kemampuan Arus membawa kader Golkar menduduki sembilan posisi kepala daerah. Capaian ini termasuk bupati, wakil bupati, dan wakil wali kota di berbagai wilayah. Ini menunjukkan strategi pemenangan yang efektif dan soliditas mesin partai.
Selain itu, Kepemimpinan Arus Abdul Karim juga berhasil mengirimkan dua kader terbaik Golkar sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Keberadaan perwakilan di tingkat pusat ini sangat penting. Ini memastikan aspirasi masyarakat Sulawesi Tengah dapat tersalurkan dengan baik di parlemen nasional.
Prestasi-prestasi ini tidak hanya meningkatkan citra partai. Ini juga memperkuat posisi Golkar sebagai kekuatan politik dominan di Sulawesi Tengah. Keberhasilan ini menjadi modal kuat bagi Arus Abdul Karim untuk terus memimpin partai.
Menuju Musda 2025: Perebutan Suara dan Harapan Diskresi
Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) Golkar Sulteng ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan menjelang Musyawarah Daerah (Musda) ke-11. Musda tersebut dijadwalkan akan dilaksanakan pada 24 Agustus 2025. Agenda utama Musda adalah pemilihan ketua DPD Golkar Sulteng periode berikutnya.
Dalam Musda mendatang, sebanyak 18 suara akan diperebutkan oleh para kandidat. Suara-suara ini berasal dari berbagai elemen partai. Ini termasuk DPD Golkar kabupaten dan kota, organisasi Hasta Karya, serta DPD Golkar Sulteng sendiri. DPP Partai Golkar juga memiliki suara dalam proses pemilihan ini.
Dengan adanya dukungan masif ini, para ketua DPD Golkar se-Sulteng berencana untuk mengajukan permohonan khusus. Mereka akan meminta Ketua Umum Golkar untuk memberikan diskresi kepada Arus Abdul Karim. Diskresi ini diharapkan dapat memuluskan jalan Arus untuk kembali memimpin tanpa hambatan.
Permintaan diskresi ini menunjukkan betapa besar harapan kader terhadap Kepemimpinan Arus Abdul Karim. Mereka percaya bahwa dengan Arus di pucuk pimpinan, Golkar Sulteng akan terus meraih kemenangan. Ini juga untuk memastikan kelangsungan program dan strategi partai yang telah terbukti berhasil.
Sumber: AntaraNews