Fakta Mengejutkan: 74,8% Masyarakat Puas dengan Kinerja Gibran Kawal Program Prabowo, Ini Alasannya!
Survei terbaru Center for Indonesia Strategic Actions (CISA) mengungkap 74,8% masyarakat puas dengan Kinerja Gibran Rakabuming Raka dalam mengawal program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Apa saja program yang diapresiasi?
Jakarta, 22 Oktober – Hasil survei terbaru dari lembaga Center for Indonesia Strategic Actions (CISA) menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat memberikan penilaian positif terhadap kinerja Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Survei ini secara spesifik menyoroti peran aktif Gibran dalam mengawal berbagai program prioritas yang diusung oleh Presiden Prabowo Subianto. Tingkat kepuasan publik yang tinggi ini menjadi indikator penting dalam evaluasi satu tahun kepemimpinan Gibran sebagai wakil presiden.
Data survei CISA mencatat angka kepuasan masyarakat atas kinerja Gibran selama satu tahun mencapai 74,8 persen. Angka ini mencakup responden yang menyatakan sangat puas dan cukup puas dengan performa Gibran. Direktur Eksekutif CISA, Herry Mendrofa, menjelaskan bahwa Gibran tidak hanya fokus pada retorika, melainkan juga aktif terjun langsung dalam program-program kerakyatan yang nyata, seperti Sekolah Rakyat, Makan Bergizi Gratis, dan Koperasi Desa Merah Putih.
Program-program tersebut dinilai berhasil menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, sehingga menciptakan persepsi positif. Tingkat kepuasan yang tinggi ini juga selaras dengan kepercayaan publik terhadap gaya kepemimpinan Gibran. Survei ini memberikan gambaran komprehensif mengenai bagaimana masyarakat memandang peran dan kontribusi Wakil Presiden dalam pemerintahan.
Tingkat Kepuasan dan Kepercayaan Publik Terhadap Kinerja Gibran
Survei CISA merinci bahwa dari 74,8 persen masyarakat yang puas, sebanyak 4,1 persen menyatakan sangat puas dan 12,5 persen cukup puas. Sementara itu, hanya 7,9 persen responden yang menyatakan tidak puas, dan sisanya tidak menjawab atau tidak tahu. Angka kepuasan ini menunjukkan penerimaan yang luas terhadap Kinerja Gibran di mata publik.
Selain kepuasan, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kepemimpinan Gibran juga tergolong tinggi, mencapai 79,6 persen. Angka ini terdiri dari 2,5 persen sangat percaya dan 5,1 persen cukup percaya, dengan hanya 5,1 persen yang tidak percaya. Herry Mendrofa menambahkan bahwa kepuasan dan kepercayaan ini tidak terlepas dari gaya kepemimpinan Gibran yang dinilai partisipatif (17,8 persen), kolaboratif (16,9 persen), kreatif (15,9 persen), melayani (14,7 persen), demokratis (13,2 persen), dan transformasional (10,6 persen).
Gaya kepemimpinan yang beragam ini menunjukkan kemampuan Gibran untuk beradaptasi dan berinteraksi dengan berbagai lapisan masyarakat. Hal ini memperkuat pandangan bahwa Gibran memiliki figur yang kuat dengan visi yang jelas. Aspek-aspek ini menjadi faktor kunci dalam membangun citra positif dan mendapatkan dukungan dari masyarakat.
Kontribusi Nyata Gibran dalam Pemerintahan dan Kolaborasi Anak Muda
Survei juga menyoroti kontribusi nyata Gibran terhadap satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. Sebanyak 71,1 persen masyarakat menilai Gibran memiliki kontribusi besar dalam membantu Presiden, terutama dalam hal ekonomi dan industri kreatif. Angka ini diperkuat dengan 7,4 persen responden yang menilai sangat berkontribusi dan 12,6 persen cukup berkontribusi, sementara hanya 4,6 persen yang menilai tidak berkontribusi.
Lebih lanjut, Gibran juga dinilai berperan penting dalam menjembatani komunikasi dan kolaborasi dengan generasi muda, khususnya milenial dan Gen Z. Sebanyak 65,9 persen responden menilai Gibran membantu Presiden dalam berkolaborasi dengan anak muda, dengan 9,5 persen menyatakan sangat membantu dan 22,9 persen cukup membantu. Hanya 1,4 persen yang menilai Gibran tidak membantu Prabowo dalam aspek ini.
Menurut Herry Mendrofa, "Artinya approval rating ini dibantu oleh sisi atau figurnya Mas Gibran sebagai wakil presiden." Gibran dianggap sebagai figur yang kuat dengan keteladanan moral dan kontribusi positif. Hal ini menjadikannya sosok yang dipercaya dan memiliki tingkat kepuasan tinggi di masyarakat, terutama dalam memfasilitasi dialog dengan segmen pemilih muda.
Metodologi Survei CISA
Survei CISA ini dilaksanakan pada tanggal 13 hingga 20 Oktober 2025. Survei melibatkan 1.224 responden yang merupakan masyarakat berusia di atas 17 tahun atau yang telah memiliki hak pilih. Responden berasal dari 34 provinsi di seluruh Indonesia, memastikan representasi yang luas dari populasi.
Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode multistage random sampling. Metode ini merupakan teknik pengambilan sampel yang menggabungkan dua atau lebih metode pengambilan sampel acak dalam beberapa tahap. Tingkat kesalahan atau margin of error survei ini adalah 2,9 persen, dengan tingkat kepercayaan sebesar ± 95 persen, menunjukkan validitas dan akurasi hasil yang cukup tinggi.
Sumber: AntaraNews