Sorot
{{caption}}
Rp 17,5 Triliun Bansos Pangan Siap Disebar ke 33,2 Juta Penerima

{{caption}}
Tujuan Prabowo Jadikan Himbara Perbankan Patriotik

{{caption}}
Kenalkan Perbankan Patriotik, Prabowo Ingin Himbara Tak Hanya Kejar Laba

{{caption}}
Stasiun JIS Mulai Beroperasi, Ini Rute dan Jadwal Perjalanannya

{{caption}}
Biaya Produksi Naik, Pemerintah Tahan Harga Minyakita

{{caption}}
Jakarta Light Festival di Kota Tua Diserbu 25 Ribu Pengunjung

Topik Terkait
{{caption}}
Beban Fiskal Jawa Barat 2026: Gubernur Dedi Mulyadi Akui Tunggakan Proyek Rp621 M

Gubernur Dedi Mulyadi mengungkapkan Beban Fiskal Jawa Barat di awal 2026 sangat berat akibat tunggakan proyek Rp621 miliar dan pemangkasan dana pusat, mengancam program baru yang seharusnya berjalan.

{{caption}}
APBD NTB 2026 Turun Rp849 Miliar, Pembangunan Infrastruktur Fisik Terancam Terbatas

APBD NTB 2026 mengalami penurunan signifikan sebesar Rp849 miliar, berpotensi membatasi pembangunan infrastruktur dan mengancam ruang fiskal daerah.

{{caption}}
APBD NTB 2026 Turun Drastis Jadi Rp5,4 Triliun, Pemprov Siapkan Strategi Inovatif

Rancangan APBD NTB 2026 turun signifikan menjadi Rp5,4 triliun akibat pengalihan dana transfer pusat, mendorong Pemprov NTB untuk berinovasi dan efisiensi anggaran.

{{caption}}
Pemprov Jabar Serahkan Nota Keuangan RAPBD Jabar 2026, Target Pendapatan Rp28,78 Triliun

Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menyerahkan nota keuangan RAPBD Jabar 2026 ke DPRD, menargetkan pendapatan Rp28,78 triliun dan belanja Rp28,49 triliun. Simak rinciannya!

{{caption}}
APBD Jabar 2026 Turun Rp3 Triliun, Ini Strategi Penghematan Operasional Pemprov Jabar ala Gubernur Dedi Mulyadi Termasuk WFH

Gubernur Dedi Mulyadi umumkan **penghematan operasional Pemprov Jabar** di 2026 karena APBD turun jadi Rp28 triliun. Apa saja langkahnya, termasuk WFH, demi kepentingan publik?

{{caption}}
Fakta Mengejutkan: APBD Jabar 2026 Turun Drastis Jadi Rp28 Triliun, Dedi Mulyadi Sebut Tahun Berat!

Gubernur Dedi Mulyadi mengungkap APBD Jabar 2026 diproyeksikan hanya Rp28 triliun, turun signifikan akibat penundaan transfer pusat. Apa dampaknya bagi pembangunan Jawa Barat?

{{caption}}
Tahukah Anda? APBD Jabar Diproyeksi Turun Rp3 Triliun Lebih, Kesadaran Pajak Jabar Mendesak Digencarkan!

Anggota DPRD Jabar menyoroti potensi turbulensi APBD 2026 sebesar Rp3 triliun lebih. Peningkatan kesadaran pajak Jabar dari masyarakat sangat krusial untuk pembangunan daerah.

{{caption}}
Turun Rp120 Miliar, Pemkab Trenggalek Siapkan Strategi Efisiensi Anggaran untuk Program Kerakyatan

Pemerintah Kabupaten Trenggalek menghadapi penurunan dana transfer pusat Rp120 miliar. Pemkab siapkan strategi efisiensi anggaran demi menjaga program kerakyatan tetap prioritas.

{{caption}}
Mengapa Pendapatan Daerah Jatim Stagnan di 2026? Banggar DPRD Jatim Ungkap Proyeksi Minus 1,2 Persen

Proyeksi pendapatan daerah Jatim stagnan di tahun 2026 memicu kekhawatiran Banggar DPRD Jatim. Apa saja rekomendasi untuk mengatasi potensi penurunan kapasitas fiskal ini?

{{caption}}
Trivia Angka: DPRD Banten Setujui APBD-P 2025 Senilai Rp10,50 Triliun, Defisit Ditutup Surplus Pembiayaan

DPRD Banten resmi menyetujui APBD-P 2025 dengan pendapatan Rp10,50 triliun. Simak bagaimana defisit Rp305,98 miliar ditutup dan prioritas anggaran daerah.

{{caption}}
Dedi Mulyadi Ungkap Setumpuk Utang Pemprov Jabar Bikin Serapan Anggaran Turun

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membeberkan tunggakan utang dan kewajiban yang harus dipenuhi Pemprov Jabar terkait serapan APBD tahun 2025

{{caption}}
DPRD Jabar Kritik Kesenjangan dan Efisiensi APBD Jabar 2026 Senilai Rp28,78 Triliun

Rapat Paripurna DPRD Jabar menyoroti Rancangan APBD Jabar 2026 sebesar Rp28,78 triliun. Fraksi-fraksi mengkritik efisiensi, keadilan fiskal, dan kinerja birokrasi, memicu pertanyaan besar tentang prioritas anggaran.