Anggota DPR Tekankan Pentingnya Literasi Digital Hadapi Tantangan Teknologi
Anggota Komisi VI DPR RI I Nengah Senantara menyoroti pentingnya literasi digital bagi masyarakat dalam menghadapi pesatnya perkembangan teknologi dan berbagai risiko di ruang siber.
Anggota Komisi VI DPR RI, I Nengah Senantara, baru-baru ini menekankan urgensi literasi digital di tengah pesatnya kemajuan teknologi. Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah kegiatan sosialisasi yang berlangsung di Desa Pikat, Kabupaten Klungkung, Bali.
Sosialisasi tersebut bertujuan untuk membekali masyarakat dengan pemahaman mendalam mengenai pemanfaatan teknologi digital secara bijak dan bertanggung jawab. Sekitar 100 peserta dari berbagai elemen masyarakat dan komunitas setempat turut hadir dalam acara ini.
I Nengah Senantara secara khusus meminta warga untuk tidak hanya produktif dalam berinteraksi di dunia maya, tetapi juga selalu waspada terhadap potensi ancaman. Kegiatan ini berjalan dengan antusiasme tinggi, terlihat dari partisipasi aktif dalam sesi diskusi dan tanya jawab.
Memahami Dua Sisi Mata Uang Dunia Digital
I Nengah Senantara mengibaratkan perkembangan dunia digital sebagai pedang bermata dua, yakni "madu dan racun". Pemanfaatan yang tepat akan membawa banyak manfaat, namun penggunaan yang tidak bijak dapat berujung pada konsekuensi hukum.
Ia menyoroti maraknya kasus penipuan transaksi digital yang telah memakan banyak korban di masyarakat. Modus penipuan ini kerap kali memanfaatkan kurangnya pemahaman masyarakat tentang keamanan siber.
Selain itu, kasus judi daring juga menjadi perhatian serius karena telah menimbulkan kerugian finansial yang besar dan bahkan memicu tindakan ekstrem seperti bunuh diri akibat terlilit utang. Fenomena ini menunjukkan betapa krusialnya peningkatan literasi digital.
Mendorong Pemanfaatan Positif dan Peran Generasi Muda
Dalam kesempatan tersebut, I Nengah Senantara secara khusus mendorong generasi muda untuk mengarahkan potensi digital ke hal-hal yang positif. Dunia digital menawarkan berbagai peluang yang dapat dimanfaatkan untuk kemajuan.
Salah satu contoh pemanfaatan positif adalah menjadikan platform digital sebagai media pemasaran yang efektif bagi produk lokal. Ini dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat.
Generasi muda juga diharapkan dapat mendampingi orang tua atau anggota keluarga yang belum sepenuhnya memahami teknologi digital. Peran ini penting untuk mencegah mereka menjadi korban penipuan atau kejahatan siber lainnya.
Pentingnya Literasi Keuangan Digital untuk Keamanan Transaksi
Kegiatan sosialisasi ini tidak hanya membahas aspek umum literasi digital, tetapi juga menghadirkan narasumber dari sektor perbankan. Ida AA Ngurah Mahayana Gde Ade Suriadi Regek memberikan materi tentang literasi keuangan digital.
Materi yang disampaikan mencakup pemahaman mendalam mengenai layanan perbankan digital, seperti mobile banking dan internet banking. Peserta diajarkan bagaimana cara bertransaksi dengan aman.
Fokus utama lainnya adalah keamanan transaksi digital dan upaya preventif terhadap penipuan serta kejahatan siber. Pemahaman ini krusial agar masyarakat dapat melindungi aset finansial mereka di era digital.
Sumber: AntaraNews