Wamendagri Tekankan Peran Strategis Sekretariat DPRD dalam Menjaga Sinergi Pemerintahan Daerah
Bima menekankan bahwa keberhasilan pembangunan nasional sangat bergantung pada kinerja dan stabilitas pemerintahan di daerah.
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan pentingnya peran Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dalam menjaga harmonisasi hubungan antara kepala daerah, DPRD, dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Menurutnya, sinergi antarpemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam mewujudkan pemerintahan daerah yang stabil dan efektif.
Hal tersebut disampaikan Bima saat membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Sekretariat DPRD Tingkat Nasional dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XV Asosiasi Sekretaris DPRD Kabupaten/Kota Seluruh Indonesia (ASDEKSI) di Jakarta, Jumat (12/6).
Dalam sambutannya, Bima menekankan bahwa keberhasilan pembangunan nasional sangat bergantung pada kinerja dan stabilitas pemerintahan di daerah. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi nasional tidak terlepas dari kontribusi pertumbuhan ekonomi daerah yang didukung oleh kolaborasi seluruh unsur pemerintahan.
“Pak Mendagri sering bilang di mana-mana bahwa kunci pertumbuhan ekonomi nasional disumbang oleh pertumbuhan ekonomi daerah. Pertumbuhan ekonomi daerah ditentukan oleh kebersamaan kepala daerah bersama Forkopimda,” ujarnya.
Bima mengingatkan bahwa hubungan yang kurang harmonis antara unsur eksekutif, legislatif, dan Forkopimda berpotensi menghambat pelaksanaan program pembangunan serta sinkronisasi kebijakan pemerintah di daerah.
Karena itu, ia menilai Sekretariat DPRD memiliki posisi strategis sebagai jembatan komunikasi yang dapat memperkuat koordinasi dan kerja sama antarlembaga. Menurutnya, kemampuan membangun hubungan kerja yang harmonis perlu terus ditingkatkan oleh para aparatur Sekretariat DPRD.
“Dalam hal ini Bapak-Ibu punya peran yang sangat penting, silakan yang lebih junior belajar dari seniornya bagaimana membangun harmoni, membangun sinergi antara eksekutif, legislatif, dan terutama Forkopimda,” ungkapnya.
Soroti Profesionalisme
Selain itu, Bima juga menyoroti pentingnya profesionalisme aparatur Sekretariat DPRD di tengah semakin kompleksnya dinamika penyelenggaraan pemerintahan daerah. Pemahaman terhadap tugas, fungsi, dan batas kewenangan dinilai menjadi modal penting agar pelayanan dan dukungan kelembagaan dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia menambahkan, forum peningkatan kapasitas seperti Rakernas ASDEKSI dapat menjadi sarana berbagi pengalaman dan praktik terbaik antardaerah dalam menghadapi berbagai tantangan tata kelola pemerintahan.
Melalui penguatan kapasitas SDM, Bima berharap Sekretariat DPRD mampu semakin optimal mendukung terciptanya pemerintahan daerah yang harmonis, efektif, dan berorientasi pada pelayanan publik.
“Just do our best and insyaallah God will do the rest. Kita lakukan yang terbaik,” tandasnya.