Wamendagri Bima Arya Minta Kepala Daerah Aktif Turun ke Lapangan Pantau Inflasi
Menurut Bima, pemimpin daerah harus aktif memantau jalur distribusi, mengawasi rantai produksi, serta memeriksa harga komoditas.
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menekankan pentingnya kepekaan kepala daerah terhadap kondisi riil di tengah masyarakat. Ia meminta kepala daerah untuk aktif turun langsung ke lapangan.
"Karena di situ nanti akan terlihat data-datanya," tegasnya saat menghadiri peluncuran Gerakan Pengendalian Inflasi Pangan (GPIP) Wilayah Jawa 2026 di Gudang Perum Bulog, Sidoarjo, Jawa Timur.
Menurut Bima, pemimpin daerah harus aktif memantau jalur distribusi, mengawasi rantai produksi, serta memeriksa harga komoditas secara berkala agar potensi gangguan pasokan dapat segera diantisipasi.
Selain pengawasan di lapangan, ia menegaskan kepala daerah tidak boleh menomorduakan program swasembada pangan nasional meski menghadapi tuntutan janji politik lokal. Menurutnya, sinkronisasi kuat antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di tengah dinamika geopolitik global.
Lebih lanjut, Bima menjelaskan pengendalian inflasi terus dilakukan secara konsisten melalui rapat koordinasi rutin sejak 24 Oktober 2022. Pemerintah juga menerapkan mekanisme insentif fiskal (stick and carrot) berbasis penghargaan dan evaluasi untuk mendorong daerah lebih aktif menjaga stabilitas harga.
Pemerintah daerah juga diminta mengoptimalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), khususnya melalui Belanja Tidak Terduga (BTT), untuk mendukung intervensi pasar dan kelancaran distribusi bahan pangan.
"Kita mendorong agar kepala daerah juga memaksimalkan, memanfaatkan APBD-nya untuk program-program swasembada pangan," tegasnya.
Pengendalian Inflasi
Bima juga menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia atas inisiatif pengendalian inflasi yang dinilai berhasil membangun integrasi sistem pangan dari hulu hingga hilir. Ia berharap gerakan tersebut dapat terus diperluas di berbagai daerah.
"Mudah-mudahan kita kawal bersama gerakan ini, mudah-mudahan tetap berlanjut di gerakan-gerakan di daerah lainnya dan Kemendagri siap untuk mengawal bersama-sama," pungkasnya.
Turut Hadir Sejumlah Stakeholder
Kegiatan tersebut turut dihadiri anggota Komisi XI DPR RI Andreas Eddy Susetyo dan Thoriq Majiddanor, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Deputi Gubernur Bank Indonesia Aida S. Budiman, Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN Kemenko Perekonomian Ferry Irawan, Bupati Sidoarjo Subandi, serta sejumlah pejabat dari Badan Pangan Nasional, PT Pos Indonesia, Kementerian Pertanian, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah.