Viral Perempuan di Kendari Banting Bayi, Begini Faktanya
Viral video seorang perempuan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, berinisial PD (25) membanting seorang bayi berusia 6 bulan.
Viral video seorang perempuan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, berinisial PD (25) membanting seorang bayi berusia 6 bulan. Polisi menyebut PD tega melakukan hal tersebut karena kesal tidak dikirimi uang oleh orang tua bayi tersebut.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Kendari Ajun Komisaris Nirwan Fakaubun mengatakan pelaku dalam video penganiayaan terhadap bayi telah diamankan. Terungkap sosok PD adalah kerabat dari ibu bayi tersebut.
"Video tersebut terjadi di kamar indekos pelaku di Mataiwoi, Kecamata Wuawua, Senin (21/4) kemarin. Pelaku sudah kita amankan," ujarnya melalui keterangan tertulis, Selasa (22/4).
Nirwan mengungkapkan motif PD melakukan kekerasan terhadap bayi tersebut karena masalah uang nafkah. Nirman menjelaskan pelaku marah kepada ibu bayi tersebut karena tak mengirimkan uang untuk kebutuhan sang bayi.
"Sebelumnya, antara ibu korban dan pelaku ini komunikasi lewat telepon. Dalam komunikasi itu, pelaku marah karena tidak pernah mengirimkan uang untuk biaya kehidupan anak korban," ujar Nirwan.
Selain itu, Nirwan juga mengungkapkan bahwa pelaku ternyata positif mengonsumsi narkotika jenis sabu. Berdasarkan pemeriksaan, pelaku mengonsumsi sabu pada Sabtu (19/4).
"Hasil tes urine dari Rumah Sakit Bhayangkara menunjukkan pelaku positif methamphetamine dan amphetamine," kata dia.
Tidak hanya mengonsumsi sabu, PD juga ternyata mengonsumsi obat keras lainnya. Bahkan, sebelum kejadian penganiayaan terhadap keponakannya tersebut, PD sempat mengonsumsi obat keras jenis Ifarsyl.
"Dia konsumsi 6 butir secara bersamaan," sebutnya.
Nirwan juga menjelaskan sejak bayi tersebut lahir, pelaku yang mengurusnya. Sementara ibu bayi tersebut merantau ke Papua.
"Pelaku merasa emosi kepada ibu korban karena sering dilihat berfoya-foya diperantauan, dan tidak memedulikan anaknya yang sedang dititipkan kepada pelaku," kata dia.
Dia menuturkan pelaku lalu mengancam ibu korban akan menganiaya bayi tersebut. Pelaku lalu kembali ke kamar tempat bayi itu dan menyiapkan rekaman handphone dan mulai merekam niatnya.
"Saat itu korban sedang digendong oleh adik pelaku, dan tiba-tiba pelaku langsung mengambil korban dan membantingnya ke kasur," tuturnya.
Video tersebut pun langsung dikirim ke ibu korban. Melihat video tersebut, ibu korban langsung menyebarkannya dan akhirnya heboh di medsos.