Viral Ambulans Nekat Terobos Banjir Demi Antar Ibu Hamil ke Rumah Sakit
Salah satu dari dua pasien tersebut anaknya meninggal dunia saat dilahirkan.
Viral sebuah mobil ambulans menerobos banjir sungai Nefopal, Desa Oelatimo, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dalam video berdurasi 1 menit 30 detik itu, sopir mobil ambulans nekat menerobos dan terjebak di tengah sungai sekitar 20 menit. Kemudian mereka ditolong oleh masyarakat yang berjaga-jaga di lokasi.
Awalnya, ambulans yang diketahui sedang mengangkut dua orang pasien itu dari Puskesmas Sulamu di Kecamatan Sulamu, hendak menyeberangi sungai untuk merujuk pasien ke rumah sakit Leona Kota Kupang.
Antar Dua Ibu Hamil
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kupang, Yoel Midel Laitabun mengatakan, ambulans tersebut hendak mengantar dua pasien ibu hamil dari Puskesmas Sulamu ke RSU Leona di Kota Kupang untuk melahirkan.
"Itu pasien rujukan dari Puskesmas Sulamu yang hendak dirujuk ke Kota Kupang untuk melahirkan," ungkapnya, Senin (10/2).
Menurut Yoel Midel Laitabun, saat ambulans mati mesin dan diusahakan dievakuasi ke pinggir sungai, dua orang pasien juga langsung dipindahkan ke mobil lain untuk dibawa ke RS Leona.
"Kondisinya sudah aman karena setelah diganti oli mesinnya, mobil sudah hidup. Kalau dua orang pasiennya diover (dialihkan) ke mobil lain," ujarnya.
Satu Bayi Meninggal Dunia
Salah satu dari dua pasien tersebut anaknya meninggal dunia saat dilahirkan.
"Namun kondisi ibunya dilaporkan baik-baik saja," ujar Yoel Midel Laitabun.
Ia membantah jika sopir ambulans bernama Yohanis Taek yang nekat menerobos banjir dirumahkan oleh Kepala Puskesmas Sulamu. Yang paling utama itu semua yang ada di dalam ambulans tiba di rumah sakit dengan selamat.
"Tidak benar itu, kadang-kadang orang salah menerima informasi lalu dengan cepat memosting di media sosial untuk viral. Tidak ada sopir diskors itu tidak benar," tutup Yoel Midel Laitabun.