Trivia! Menjelang Seabad Sumpah Pemuda ke-98, Gerak Jakarta Gelar Dialog Pemuda Dukung Kepemimpinan Kaum Muda
Organisasi Gerak Jakarta menggelar Dialog Pemuda jelang Hari Sumpah Pemuda ke-98, mendorong semangat kepemimpinan dan kontribusi kaum muda di era transformasi.
Organisasi masyarakat Gerak Jakarta menginisiasi dialog dan silaturahmi pemuda di Jakarta Barat. Acara ini diselenggarakan menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 yang jatuh pada 28 Oktober 2025.
Dialog bertema “Menuju Seabad Sumpah Pemuda: Meneguhkan Semangat Kepemimpinan Kaum Muda di Era Transformasi" ini berlangsung di Sasana Krida Karang Taruna (SKKT) Duri Kepa, Kebon Jeruk. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga semangat pemuda agar tidak padam.
Ketua Umum Gerak Jakarta, Dhini Mudiani, menekankan bahwa kegiatan ini adalah momentum penting bagi kaum muda. Dialog ini dihadiri oleh Kepala Dispora DKI Jakarta Andri Yanuar, Founder Youth Skill Foundation Piet Cintya Mawar, serta Ketua Karang Taruna Jakarta Barat Nuryadi.
Mendorong Semangat dan Kontribusi Kaum Muda
Dhini Mudiani, Ketua Umum Gerak Jakarta, menegaskan pentingnya kegiatan ini. "Kami hadir di sini bukan hanya untuk berkumpul, tetapi untuk bergerak dan berkontribusi demi masa depan yang lebih baik,” ujarnya. Ini menunjukkan komitmen organisasi dalam menggerakkan pemuda.
Dialog pemuda ini menjadi wadah bagi para pemuda untuk berdiskusi dan bertukar pikiran. Tujuannya adalah untuk memperkuat peran mereka dalam pembangunan bangsa. Semangat kepemimpinan kaum muda diharapkan terus menyala.
Gerak Jakarta berupaya menciptakan platform yang relevan. Platform ini memungkinkan pemuda untuk menyalurkan ide dan energi positif. Ini adalah langkah konkret dalam menyambut Hari Sumpah Pemuda.
Dukungan Pemerintah dan Pengembangan Keterampilan
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta, Andri Yanuar, turut menyampaikan dukungannya. Ia menekankan pentingnya generasi muda mempersiapkan diri menghadapi tantangan global. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen mendukung inisiatif pemuda.
"Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dispora akan terus mendukung kegiatan yang mendorong kreativitas dan kepemimpinan pemuda," tutur Andri. Pernyataan ini menggarisbawahi peran aktif pemerintah. Ini adalah bagian dari upaya kolektif dalam memajukan pemuda.
Selain itu, Founder Youth Skill Foundation, Piet Cintya Mawar, menyoroti pentingnya kemampuan public speaking bagi generasi muda. Komunikasi yang efektif dianggap krusial untuk membuka peluang. Keterampilan ini sangat relevan di era transformasi saat ini.
Peran Krusial Organisasi Kepemudaan
Ketua Karang Taruna Jakarta Barat, Nuryadi, juga memberikan pandangannya. Ia menegaskan pentingnya profesionalisme, transparansi, dan kompetensi dalam menjalankan organisasi kepemudaan. Hal ini penting untuk menjaga integritas dan efektivitas.
“Karang Taruna adalah ujung tombak gerakan pemuda di kampung-kampung. Karena itu, kita harus menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan dan kesatuan warga Jakarta,” ujar Nuryadi. Pernyataan ini menekankan peran strategis Karang Taruna. Mereka memiliki tanggung jawab besar di tingkat akar rumput.
Acara ini juga dihadiri oleh Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Chico Hakim, Asisten Kesejahteraan Rakyat Jakarta Barat RM Amien Haji, serta jajaran pemerintah kota Jakarta Barat. Kehadiran berbagai pihak menunjukkan dukungan lintas sektor. Ini memperkuat pesan tentang pentingnya kolaborasi dalam pengembangan pemuda.
Sumber: AntaraNews