Tol Rangkasbitung-Cileles Seksi II Dibuka Gratis untuk Arus Mudik Lebaran 2026
Jalan Tol Rangkasbitung-Cileles Seksi II kini dapat dilintasi tanpa tarif khusus untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026, menawarkan rute alternatif ke Banten Selatan.
Jalan Tol Rangkasbitung-Cileles Seksi II telah dibuka secara fungsional tanpa tarif mulai 12 Maret 2026. Pembukaan seksi tol sepanjang 24,1 kilometer ini bertujuan mendukung kelancaran dan kenyamanan arus mudik serta arus balik Lebaran 1447 Hijriah/2026.
Kebijakan pembebasan tarif Tol Rangkasbitung-Cileles ini berlaku hingga 25 Maret 2026. Operasional tol dibatasi dari pukul 07.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB setiap hari.
Manajer Pengembangan Usaha dan Pemasaran PT Wijaya Karya Serang Panimbang (Wika Serpan), Muhammad Albagir, menyatakan bahwa fungsionalisasi jalan tol ini diharapkan dapat memastikan kelancaran perjalanan pemudik menuju berbagai daerah di Banten Selatan.
Memperlancar Akses Menuju Banten Selatan
Pembukaan seksi Tol Rangkasbitung-Cileles ini diharapkan mampu mengurangi kepadatan di jalur arteri selama periode Lebaran. Jalur ini juga menjadi alternatif strategis bagi pemudik yang ingin menuju destinasi di Banten Selatan, termasuk kawasan wisata Tanjung Lesung.
Jalan Tol Rangkasbitung-Cileles merupakan bagian integral dari proyek Tol Serang-Panimbang. Jalur ini terkoneksi dengan ruas Serang-Rangkasbitung, yang selanjutnya terhubung dengan akses dari Jakarta dan Merak. Konektivitas ini mempermudah pemudik dari wilayah Jakarta dan sekitarnya untuk mencapai Banten Selatan dengan lebih efisien.
Selama masa fungsional, Tol Rangkasbitung-Cileles hanya diperuntukkan bagi kendaraan golongan satu. Untuk kenyamanan pengguna jalan, fasilitas pendukung seperti musala, toilet, dan penambahan petugas telah disiapkan di sepanjang ruas tol.
Batasan Operasional dan Prioritas Keselamatan
Operasional Tol Rangkasbitung-Cileles yang terbatas hingga sore hari disebabkan oleh beberapa faktor. Kondisi penerangan jalan di sejumlah titik belum maksimal dan proses konstruksi proyek yang belum rampung sepenuhnya menjadi alasan utama pembatasan jam operasional ini.
Muhammad Albagir mengimbau seluruh pemudik yang melintasi jalur Tol Rangkasbitung-Cileles untuk selalu berhati-hati. Kewaspadaan sangat penting mengingat kondisi jalan yang masih dalam tahap fungsional dan belum beroperasi penuh.
Keselamatan para pemudik menjadi prioritas utama bagi PT Wika Serpan. Pihak pengelola berharap semua pengguna jalan dapat tiba di tujuan dengan selamat, sehingga dapat merayakan momen Lebaran bersama keluarga di kampung halaman.
Sumber: AntaraNews