Tegas! Menteri Hanif Bakal Proses Hukum soal Tambang Nikel Rusak Ekosistem Raja Ampat
Dalam waktu dekat, Menteri Hanif juga akan melihat fakta yang terjadi terkait penambangan nikel yang dilakukan di Raja Ampat
Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq akan melakukan tinjauan terkait laporan kegiatan penambangan nikel di Raja Ampat, Papua Barat Daya. Bahkan ia tak menutup kemungkinan akan memproses pelanggaran ditemukan ke jalur hukum.
"Raja Ampat sudah kami teliti sudah kami lakukan mapping secepatnya kami akan ke sana," kata Menteri Hanif Faisol Nurofiq saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025 di Kabupaten Badung, Bali, Kamis (5/6).
Saat ini, pihaknya tengah melakukan kajian-kajian. Sampai nanti akhirnya pada satu kesimpulan.
"Atau paling tidak, kami akan segerakan, ambil langkah-langkah hukum, terkait dengan kegiatan di Raja Ampat, setelah melalui kajian-kajian yang ada di kami," imbuhnya.
Dalam waktu dekat, dia juga akan melihat fakta yang terjadi terkait penambangan nikel yang dilakukan di Raja Ampat
"Insya Allah dalam waktu segera saya akan berkunjung Raja Ampat, melihat langsung apa yang kemudian menjadi dikabarkan oleh media dan masyarakat," ujarnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kehutanan dan Pertanahan Provinsi Papua Barat Daya Julian Kelly Kambu di Sorong, Senin (19/5), menyebutkan ada dua perusahaan yang mengelola tambang nikel di Raja Ampat yakni PT GAG Nikel dan PT Kawei Sejahtera Mining.
Kedua perusahaan itu telah mengantongi izin berusaha sejak daerah itu masih menjadi satu dengan Provinsi Papua Barat.
Selain dua tambang nikel yang berizin, menurut dia, ada beberapa perusahaan yang beroperasi di Raja Ampat telah memiliki izin usaha pertambangan (IUP) sebelum Provinsi Papua Barat Daya itu berdiri.
Bupati Raja Ampat Orideko Burdam di Sorong, Sabtu (31/5), mengeluhkan kewenangan pemberian dan pemberhentian izin tambang nikel dari Jakarta, sehingga pemerintah daerah kesulitan memberikan intervensi terhadap tambang yang diduga merusak dan mencemari hutan dan ekosistem yang ada.