Tahukah Anda? Prioritas Baru: Ditjenpas Gandeng PDGI Perkuat Pelayanan Kesehatan Gigi WBP di Sulteng
Kanwil Ditjenpas Sulteng berkolaborasi dengan PDGI untuk meningkatkan Pelayanan Kesehatan WBP, khususnya gigi dan mulut, demi pembinaan yang lebih baik dan mewujudkan masyarakat sehat.
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Sulawesi Tengah bersama Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) baru-baru ini menggelar bakti sosial. Kegiatan ini berfokus pada pelayanan kesehatan gigi, mulut, dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP).
Acara ini diselenggarakan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas III Palu pada Minggu, 12 Oktober, sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas kesehatan. Inisiatif ini menandai komitmen serius terhadap kesejahteraan WBP di lingkungan lembaga pemasyarakatan.
Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Ditjenpas Sulteng, Maulana Luthfiyanto, menegaskan bahwa kesehatan adalah modal utama. Hal ini penting untuk menjamin seluruh warga binaan dapat mengikuti program pembinaan dengan baik.
Sinergi Lintas Sektor untuk Kualitas Kesehatan WBP
Maulana Luthfiyanto menjelaskan bahwa program pelayanan kesehatan bagi WBP ini menjadi salah satu target prioritas. Tujuannya adalah peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya di lingkungan lembaga pemasyarakatan. Menurutnya, kesehatan merupakan fondasi penting bagi keberhasilan program pembinaan.
Kegiatan ini juga merupakan dukungan nyata terhadap program “Berani Sehat” yang dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Selain itu, inisiatif ini sekaligus menjadi wujud sinergi antara tenaga medis dan jajaran pemasyarakatan. Kolaborasi ini mendukung Asta Cita Presiden Prabowo yang diterjemahkan melalui 13 program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto.
Sinergi antara PDGI dan Ditjenpas, khususnya dalam bakti sosial di LPP Kelas III Palu, merupakan langkah konkret. Langkah ini bertujuan menghadirkan pelayanan publik yang berdampak positif bagi warga binaan. “Kami sangat mengapresiasi inisiatif PDGI Sulteng. Kegiatan ini bukan hanya tentang pelayanan kesehatan, tetapi juga mencerminkan pelaksanaan nilai-nilai Asta Cita Presiden dalam pembangunan manusia unggul. Hal ini membuktikan bahwa kolaborasi lintas sektor dapat menghasilkan perubahan yang nyata dan berkelanjutan,” ujar Maulana.
Maulana berharap kolaborasi antara Kanwil Ditjenpas Sulteng dan PDGI Sulteng dapat terus terjalin. Tujuannya adalah mewujudkan ekosistem pemasyarakatan yang lebih humanis, sehat, dan berkelanjutan. Ini sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat dan produktif.
Komitmen PDGI dan Dampak Positif Kolaborasi
Ketua PDGI Wilayah Sulawesi Tengah, drg. Emma Sukmawati, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PDGI. Komitmen tersebut adalah untuk memperluas cakupan pelayanan kesehatan ke masyarakat yang lebih beragam. PDGI ingin memastikan bahwa semua lapisan masyarakat mendapatkan akses yang sama terhadap layanan kesehatan.
“Kami ingin pelayanan kesehatan gigi dan mulut dapat dirasakan secara merata, termasuk oleh warga binaan di lembaga pemasyarakatan,” kata drg. Emma. Pernyataan ini menegaskan misi PDGI untuk pemerataan layanan kesehatan.
Drg. Emma Sukmawati menambahkan bahwa ke depannya, kegiatan serupa akan menjadi agenda rutin dalam rencana kerja organisasi. Hal ini menunjukkan keseriusan PDGI dalam menjaga keberlanjutan program. Inisiatif ini diharapkan dapat terus memberikan manfaat signifikan bagi warga binaan. Kolaborasi ini menjadi contoh nyata bagaimana sinergi dapat menciptakan dampak positif yang berkelanjutan.
Sumber: AntaraNews