Pemkab Aceh Barat Gelar Pengobatan Gratis untuk Korban Banjir Bandang, Pulihkan Kesehatan Warga

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat bersama IDI dan PDGI menggelar pengobatan gratis bagi korban banjir bandang di Desa Keutambang, memastikan layanan kesehatan terpadu dan pemulihan pascabencana.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemkab Aceh Barat Gelar Pengobatan Gratis untuk Korban Banjir Bandang, Pulihkan Kesehatan Warga
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat bersama IDI dan PDGI menggelar pengobatan gratis bagi korban banjir bandang di Desa Keutambang, memastikan layanan kesehatan terpadu dan pemulihan pascabencana. (AntaraNews)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat berkolaborasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) setempat. Mereka menggelar pengobatan gratis serta pelayanan kesehatan terpadu bagi masyarakat korban banjir bandang di Desa Keutambang, Kecamatan Pantai Ceureumen. Inisiatif ini merupakan bentuk respons cepat terhadap dampak bencana yang melanda wilayah tersebut.

Kegiatan kemanusiaan ini dipusatkan di Desa Keutambang, Kecamatan Pantai Ceureumen, Meulaboh, Aceh Barat. Bupati Aceh Barat Tarmizi menegaskan bahwa program ini bertujuan untuk memastikan layanan kesehatan dapat diakses langsung oleh warga terdampak. Sebanyak 44 tenaga medis dikerahkan demi kelancaran layanan.

Kolaborasi ini melibatkan 10 dokter spesialis, delapan dokter gigi, dan 26 dokter umum yang siap melayani. Selain itu, Pemkab Aceh Barat juga menyalurkan bantuan sosial dan melaksanakan sunat massal bagi anak-anak. Langkah ini diambil untuk mempercepat pemulihan kesehatan dan kondisi sosial masyarakat pascabencana.

Pemkab Aceh Barat menunjukkan komitmen kuat dalam penanganan pascabencana dengan menggandeng organisasi profesi kesehatan. Sinergi ini bertujuan untuk memberikan bantuan kesehatan yang komprehensif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Pengobatan gratis menjadi prioritas utama mengingat kondisi rentan warga setelah banjir bandang.

Bupati Tarmizi menjelaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk mengatasi hambatan akses kesehatan. Banyak masyarakat yang enggan berobat ke fasilitas kesehatan karena berbagai alasan, termasuk rasa takut dan keterbatasan akses. Oleh karena itu, tim medis memilih untuk "menjemput bola" dengan mendatangi langsung desa dan rumah warga.

Sebanyak 44 tenaga medis profesional diterjunkan langsung ke lokasi terdampak bencana. Mereka terdiri dari dokter spesialis, dokter gigi, dan dokter umum yang siap memberikan pelayanan terbaik. Kehadiran mereka diharapkan dapat memastikan setiap warga terdampak mendapatkan penanganan medis yang diperlukan.

Selain pengobatan gratis, Pemkab Aceh Barat dan relawan juga menyalurkan berbagai bentuk bantuan sosial. Bantuan tersebut meliputi beras, kain sarung, tas sekolah, mi instan, dan telur untuk meringankan beban ekonomi warga. Fokus pada kebutuhan dasar ini sangat penting dalam masa pemulihan pascabencana.

Kegiatan sunat massal juga menjadi bagian dari program pelayanan terpadu yang diselenggarakan. Inisiatif ini disambut antusias oleh masyarakat, khususnya anak-anak di Desa Keutambang dan sekitarnya. Program ini tidak hanya membantu dari segi kesehatan, tetapi juga meringankan biaya bagi keluarga.

Ketua IDI Aceh Barat, Ryan Gusnaintin, menekankan bahwa kegiatan ini adalah wujud solidaritas tenaga medis. Mereka berupaya memberikan manfaat nyata agar masyarakat dapat kembali bangkit dan pulih sepenuhnya. Kehadiran langsung para dokter dan relawan memberikan semangat baru bagi korban banjir bandang.

Bupati Tarmizi juga menyoroti dampak banjir terhadap sektor pertanian warga. Ia memastikan pemerintah akan berupaya keras agar lahan pertanian dapat segera difungsikan kembali. Pemulihan sektor ini krusial untuk mendukung stabilitas ekonomi masyarakat pascabencana.

Komitmen pemerintah daerah tidak hanya berhenti pada bantuan darurat, tetapi juga mencakup upaya pemulihan jangka panjang. Langkah-langkah strategis akan diambil untuk memastikan keberlanjutan mata pencarian warga. Hal ini menunjukkan perhatian menyeluruh Pemkab Aceh Barat terhadap kesejahteraan warganya.

Sambutan hangat dari masyarakat Gampong Keutambang menunjukkan bahwa program ini tepat sasaran. Kehadiran layanan kesehatan dan bantuan langsung sangat membantu di tengah kondisi sulit pascabencana. Solidaritas dan kepedulian ini menjadi kunci utama dalam proses pemulihan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi