Stok Darah PMI Batam Aman Jelang Hari Besar Keagamaan dan Bulan Puasa
Unit Pengelola Darah PMI Batam memastikan stok darah mencukupi kebutuhan rumah sakit jelang hari besar keagamaan dan bulan puasa. Ketersediaan stok darah PMI Batam saat ini mencapai ribuan kantong dan terus diupayakan stabil.
Unit Pengelola Darah Palang Merah Indonesia (UPD PMI) Kota Batam, Kepulauan Riau, memastikan ketersediaan stok darah aman. Ketersediaan ini penting untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit menjelang hari besar keagamaan dan bulan puasa. PMI Batam telah menyiapkan berbagai strategi agar pasokan darah tetap terjaga.
Kepala UPD PMI Batam, Novia, menyatakan bahwa kondisi stok darah saat ini masih sangat mencukupi. Meskipun demikian, PMI Batam tetap mengantisipasi potensi penurunan donor darah selama bulan puasa. Berbagai kegiatan donor darah bersama telah disiapkan secara matang.
Antisipasi ini dilakukan mengingat tingginya kebutuhan darah di Batam setiap bulannya. PMI Batam berharap masyarakat tetap aktif berpartisipasi dalam kegiatan donor darah. Partisipasi publik sangat krusial untuk menjaga ketersediaan stok darah tetap stabil.
Stok Darah Terkini dan Agenda Donor PMI Batam
Total stok darah yang tersedia di UPD PMI Batam saat ini mencapai 1.792 kantong. Jumlah ini dapat berubah sewaktu-waktu sesuai permintaan dari berbagai rumah sakit di Batam. Stok darah ini menjadi cadangan penting bagi pasien yang membutuhkan transfusi.
Rincian stok darah meliputi delapan kantong darah lengkap dan 1.566 kantong sel darah merah pekat. Selain itu, terdapat 21 kantong trombosit pekat serta 182 kantong plasma segar beku. PMI Batam juga memiliki 15 kantong AHF (Anti Hemophilic Factor) untuk kebutuhan spesifik.
Golongan darah O menjadi stok terbanyak dengan jumlah 618 kantong, menunjukkan dominasi kebutuhan atau ketersediaan donor. Untuk mengantisipasi penurunan donor saat puasa, PMI Batam telah merencanakan kegiatan besar. Akan ada donor darah bersama Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) pada 8 Maret.
Kemudian, pada 15 Maret, PMI Batam juga akan mengadakan kegiatan serupa bersama Paguyuban Hakka. Kedua kegiatan ini diharapkan dapat menambah pasokan darah secara signifikan. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen PMI Batam dalam melayani masyarakat.
Tantangan Ketersediaan dan Kebutuhan Darah di Batam
Meskipun stok darah saat ini mencukupi, tantangan dalam menjaga ketersediaan tetap ada. Kantong darah lengkap dapat disimpan hingga 35 hari, namun stok biasanya tidak bertahan lama. Tingginya kebutuhan membuat darah cepat habis, bahkan kurang dari seminggu.
Trombosit pekat memiliki masa simpan yang jauh lebih singkat, yaitu hanya tiga hari. Kondisi ini menuntut PMI Batam untuk selalu memiliki pasokan trombosit yang segar. Ketersediaan trombosit yang stabil adalah prioritas utama untuk penanganan pasien tertentu.
Kebutuhan darah di Batam selama bulan Ramadhan sangat bergantung pada permintaan rumah sakit. Pada Januari lalu, kebutuhan darah di Batam mencapai sekitar 3.000 kantong. Angka tersebut menjadi rata-rata kebutuhan per bulan yang harus dipenuhi.
PMI Batam sangat berharap masyarakat terus berpartisipasi aktif dalam kegiatan donor darah. Donor darah secara rutin sangat membantu menjaga ketersediaan stok tetap aman setiap bulannya. Dukungan masyarakat adalah kunci keberhasilan program kemanusiaan ini.
Rincian stok darah yang tersedia di UPD PMI Batam saat ini adalah sebagai berikut:
Sumber: AntaraNews