Siswa di Garut Berjatuhan Usai Santap MBG, Ini Kesaksian Guru
Pristiwa keracunan makanan bergizi gratis kembali terjadi di Jawa Barat.
Insiden keracunan siswa diduga usai menyantap sajian Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi di wilayah Jawa Barat. Di Kabupaten Garut, sedikitnya sebanyak 20 orang siswa SMPN 1 Kadungora yang mengeluhkan gejala mual hingga sakit perut, pada Selasa (30/9).
Salah seorang guru di sekolah tersebut, yakni Eros, membenarkan hal tersebut. Para siswa yang mengeluhkan gejala telah mendapat penanganan dari puskesmas segera setelah kejadian.
“Tadi saya ikut bawa, ada 13 yang yang saya bawa. Sisanya pakai ambulans. Kalau tadi 20 siswa, tapi sekarang tidak tahu mungkin bertambah,” ucap Eros, saat dihubungi wartawan, Selasa (30/9).
Dia bilang, pihak sekolah juga telah melakukan pendataan terhadap siswa yang terdampak. Itu dilakukan dengan memanfaatkan form digital.
“Tadi juga (pihak sekolah) ngeluarin google form, untuk pendataan siswa (yang alami keracunan),” kata dia.
Soal varian menu yang yang disantap siswa, Eros mengatakan tak mengetahui pastinya. Ia juga mengaku tak turut menyantap sajian MBG hari ini.
Hanya saja, ia menuturkan bahwa sejumlah siswa mulai merasakan gejala setelah lewat adzan Zuhur, sekitar pukul 13.00 WIB.
“Gejalanya ya gitu. Mual, sakit perut. Kejadiannya sekitar jam 1 an siang,” katanya.