Seskab Teddy dan Beberapa Menteri Kabinet Rapat Bahas Penyiapan Lahan PSN
Seskab Teddy Indra Wijaya menggelar rapat lintas kementerian membahas penyiapan lahan untuk PLTS, hunian vertikal, dan kota satelit.
Seskab Teddy Indra Wijaya menerima sejumlah menteri dan pimpinan BUMN di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, Jumat (22/5/2026).
Pertemuan tersebut membahas penyiapan lahan untuk berbagai proyek strategis nasional (PSN).
“Pertemuan tersebut membahas koordinasi lintas kementerian dan BUMN dalam penyiapan lahan bagi program strategis nasional,” kata Teddy dalam keterangannya yang dikutip dari akun Instagram Sekretariat Kabinet.
Sejumlah pejabat yang hadir dalam rapat tersebut antara lain Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN, Nusron Wahid; Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait; serta Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung.
Turut hadir pula Wakil Kepala BP BUMN Aminuddin Ma’ruf, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Bobby Rasyidin, dan Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara Denaldy Mauna.
Bahas PLTS hingga Kota Satelit
Teddy menjelaskan pemerintah tengah mempersiapkan lahan untuk sejumlah proyek prioritas, termasuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt.
Selain itu, rapat juga membahas penataan kawasan permukiman kumuh melalui pembangunan hunian vertikal serta pengembangan kota satelit.
Menurut Teddy, koordinasi lintas kementerian dan BUMN diperlukan agar pelaksanaan proyek dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.
“Sesuai keinginan Bapak Presiden, setiap program yang telah diputuskan harus diupayakan sesegera mungkin dan berdampak cepat bagi masyarakat,” ujar Teddy.
Teddy menegaskan sinergi antarinstansi dibutuhkan untuk mempercepat realisasi proyek strategis nasional sekaligus menyelesaikan hambatan yang muncul di lapangan.
Ia mengatakan koordinasi langsung antar pengambil keputusan penting agar target penyelesaian proyek dapat dicapai sesuai jadwal.
“Sinergi dan kordinasi langsung para pengambil keputusan antar instansi diperlukan guna menghasilkan target penyelesaian yang cepat dan memenuhi hal-hal serta masalah yang perlu diseleseikan sesuai dengan aturan yang ada,” tutur Teddy.