SDA Cakung Kerahkan Pompa Tangani Banjir Ratusan Rumah di Rawa Terate Jaktim
Ratusan rumah di Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur, terendam banjir akibat hujan deras. Sumber Daya Air Kecamatan Cakung mengerahkan pompa dan personel untuk mempercepat penanganan banjir Rawa Terate.
Jakarta Timur dilanda banjir pada Jumat (20/2) pagi, merendam ratusan rumah di Kelurahan Rawa Terate, Kecamatan Cakung. Kejadian ini disebabkan oleh curah hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak dini hari.
Menanggapi situasi darurat ini, Satuan Pelaksana Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Cakung segera mengerahkan sejumlah pompa penyedot banjir. Langkah cepat ini diambil untuk mengatasi genangan air yang mencapai ketinggian 50-80 sentimeter di permukiman warga.
Dian Nur Cahyono, Kepala Satuan Pelaksana SDA Kecamatan Cakung, mengonfirmasi pengerahan dua pompa apung berkapasitas 250 liter per detik dan satu pompa mobile berkapasitas 1.000 liter per detik. Upaya ini didukung oleh personel gabungan untuk memastikan penanganan genangan berlangsung efektif.
Pengerahan Pompa dan Personel Gabungan
Satuan Pelaksana Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Cakung telah mengambil tindakan cepat dalam penanganan banjir di Rawa Terate, Jakarta Timur. Pengerahan pompa penyedot banjir menjadi prioritas utama untuk mengurangi ketinggian air yang merendam permukiman warga.
Dian Nur Cahyono menjelaskan bahwa dua unit pompa apung dengan kapasitas masing-masing 250 liter per detik telah dioperasikan di lokasi terdampak. Selain itu, satu unit pompa mobile berkapasitas besar 1.000 liter per detik juga turut dikerahkan untuk mempercepat proses penyedotan air.
Tidak hanya mengandalkan peralatan, SDA Kecamatan Cakung juga mengerahkan 11 personel Pasukan Biru. Mereka bertugas menangani genangan air, termasuk mengoperasikan pompa portabel yang ditempatkan di Kali Cakung Drain.
Koordinasi yang baik antara personel dan penggunaan alat yang memadai diharapkan dapat membuat genangan surut dalam waktu singkat. Fokus utama adalah mengembalikan kondisi normal bagi warga terdampak banjir di Rawa Terate.
Kesiapsiagaan Warga dan Peran Kelurahan
Meskipun ratusan rumah terendam banjir, warga di Rawa Terate, khususnya di RT 10, memilih untuk tetap bertahan di kediaman mereka. Sekitar 172 rumah terdampak genangan, namun belum ada laporan mengenai warga yang mengungsi dari lokasi tersebut.
Lurah Rawa Terate, Jainudin, memastikan bahwa pihak kelurahan telah mengambil langkah antisipasi untuk membantu warga. Empat petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dikerahkan untuk memantau kondisi genangan secara berkala.
Petugas PPSU juga siap melakukan evakuasi cepat jika ada warga yang membutuhkan bantuan darurat. Kesiapsiagaan ini penting untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat di tengah situasi banjir.
Sebagai langkah preventif, dua perahu karet telah disiagakan di Posko Banjir RW 05. Perahu ini akan digunakan untuk mengantisipasi kebutuhan evakuasi bagi warga yang mungkin terjebak atau memerlukan bantuan mendesak.
Data Banjir DKI Jakarta dan Upaya BPBD
Banjir yang melanda Rawa Terate merupakan bagian dari dampak hujan deras yang menyebabkan genangan di sejumlah wilayah DKI Jakarta. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat data genangan terkini pada Jumat pagi.
Hingga pukul 07.00 WIB, BPBD DKI Jakarta melaporkan bahwa sebanyak 61 Rukun Tetangga (RT) dan enam ruas jalan di ibu kota tergenang banjir. Data ini disampaikan oleh Mohamad Yohan, Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta.
BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personelnya untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah terdampak. Koordinasi intensif dilakukan dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan.
Tujuan utama dari koordinasi ini adalah untuk melakukan penyedotan genangan secara efektif dan memastikan tali-tali air berfungsi optimal. Bersama lurah dan camat setempat, seluruh unsur juga menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas banjir, dengan target genangan surut secepatnya.
Sumber: AntaraNews