Kronologi 2 Warga Ditemukan Tewas Usai Menerobos Banjir Semarang
Sesampainya di lokasi kondisi jalan banjir karena hujan, ada dugaan korban mencoba menerobos banjir.
Seorang perempuan, Kurnia Suci (22) ditemukan tak bernyawa di Jalan Sriyatno, RT 02 RW 04, Kelurahan Purwoyoso, Kecamatan Ngaliyan, Semarang, Jumat (15/5) malam. Korban diketahui tergeletak setelah sebelumnya korban mencoba menerobos banjir di Kawasan Industri Candi (KIC), Semarang saat hujan deras.
"Korban ditemukan meninggal dunia di belakang rumah warga. Diduga terseret banjir," kata Kapolsek Ngaliyan Kompol Aliet Alphard, Sabtu (16/5).
Kejadian bermula ketika korban berangkat kerja dari Semarang Utara mengendarai motor Honda Scoopy bernomor polisi H 5226 EAA menuju Kawasan Industri Gatot Subroto (Gatsu) Ngaliyan. Sesampainya di lokasi kondisi jalan banjir karena hujan, ada dugaan korban mencoba menerobos banjir.
"Saat melintas diduga korban terjatuh bersama motornya. Sedangkan korban terbawa arus banjir,” lanjutnya.
Tak Ada Tanda-Tanda Kekerasan
Dia memastikan bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan. Kemudian, petugas melakukan evakuasi terhadap jenazah korban. Hal yang sama seorang lansia Maryam (70) Warga Mangunharjo Mangkang ditemukan sudah tidak bernyawa akibat terseret arus air akibat tanggul depan rumahnya jebol pada Jumat (15/5) pukul 18.30 Wib.
Hanyut 800 Meter
"Koeban ditemukan sekitar 800 meter dari titik hanyut. Saat ditemukan kondisinya telungkup di selokan," kata Kapolsek Tugu Kompol Fajar Widiyanto.