Banjir Jakarta: 32 KK Terdampak di Pondok Karya, Ketinggian Air Capai 80 CM
Banjir Jakarta kembali merendam Pondok Karya, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada Jumat pagi, mengakibatkan 32 KK terdampak dengan ketinggian air mencapai 80 cm.
Sebanyak 32 Kepala Keluarga (KK) di Pondok Karya, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, terdampak banjir pada Jumat (23/1) pagi pukul 09.00 WIB. Ketinggian air dilaporkan mencapai 80 sentimeter di beberapa titik. Peristiwa ini terjadi akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut.
Camat Mampang Prapatan, Jazuri, menjelaskan bahwa banjir melanda RW 01 dan RW 04, namun air belum sampai masuk ke dalam rumah warga. Meskipun sempat surut pada Kamis, hujan deras kembali menyebabkan genangan signifikan. Pihak berwenang telah bersiaga penuh di lokasi.
Petugas gabungan dari Kepolisian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Selatan, dan Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, telah disiagakan. Mereka bertugas memantau kondisi dan siap melakukan evakuasi jika diperlukan.
Kondisi Terkini dan Kesiapsiagaan Petugas di Pondok Karya
Camat Mampang Prapatan, Jazuri, menyatakan bahwa 32 KK di Pondok Karya terdampak banjir, khususnya di RW 01 dan RW 04. Air banjir hanya menggenangi jalan dan belum memasuki permukiman warga. Ketinggian air mencapai 80 sentimeter pada Jumat pagi, setelah sempat surut sehari sebelumnya.
Meskipun ketinggian air cukup signifikan, warga terdampak banjir di Pondok Karya belum bersedia dievakuasi. Mereka memilih untuk bertahan di rumah masing-masing karena air belum masuk ke dalam hunian. Pemerintah setempat telah menyiapkan langkah evakuasi jika kondisi memburuk.
"Kita siap evakuasi dan kita anjurkan mereka segera pindah kalau memang sudah ketinggian melampaui di atas 100-150 cm," ujar Jazuri. Petugas gabungan terus menyisir area terdampak untuk mengidentifikasi warga yang sakit atau membutuhkan bantuan khusus. Komunikasi di lokasi masih terbatas.
Pihak kecamatan optimistis banjir dapat surut dengan cepat dalam dua hingga tiga jam jika hujan mereda. Hal ini karena tali-tali air di kawasan Pondok Karya sudah berfungsi lancar. Namun, curah hujan yang terus-menerus menjadi tantangan utama dalam penanganan banjir Jakarta ini.
Sebaran Banjir di Jakarta Selatan dan Penyebabnya
Data dari BPBD mencatat bahwa hingga pukul 08.00 WIB pada hari yang sama, total 125 RT dan 14 ruas jalan di Jakarta tergenang banjir. Jakarta Selatan menjadi salah satu wilayah yang paling parah terdampak, dengan 55 RT yang tersebar di berbagai kelurahan. Ini menunjukkan skala luas dari dampak banjir Jakarta.
Penyebab utama banjir di Jakarta Selatan bervariasi, mulai dari curah hujan tinggi hingga luapan sejumlah kali besar. Beberapa kali yang meluap meliputi Kali Krukut, Kali Pesanggrahan, Kali Mampang, dan Kali Ciliwung. Kondisi ini memperparah genangan di banyak titik.
Berikut adalah rincian kelurahan di Jakarta Selatan yang terdampak banjir beserta ketinggian dan penyebabnya:
Sumber: AntaraNews