Sorot
{{caption}}
15 Mahasiswa UI Kasus Chat Mesum Dijatuhkan Sanksi, Ada yang Diskors 3 Bulan

{{caption}}
Mendikdasmen Ingatkan Julukan Fisik Bisa Jadi Bullying

{{caption}}
Habisi Nyawa WN Korsel, Mantan Istri Bayar Eksekutor Ratusan Juta

{{caption}}
Polisi Dipukul Saat Demo, Pelaku Diduga Kabur ke Hutan

{{caption}}
Detik-detik Terakhir Sebelum Pengusaha Korsel Tewas Dibunuh

{{caption}}
Digendong Paspampres, Momen Siswa SMP Salam Tinju dengan Prabowo di Atas Mobil Maung

Topik Terkait
{{caption}}
Unggul Versi Quick Count di Pilkada Sumsel, Herman Deru Kaget Diteriaki Pendukung

Berdasarkan hitung cepat Lembaga Survei Indonesia (LSI), pasangan Herman Deru-Cik Ujang unggul dari dua lawannya pada pemilihan Gubernur Sumatera Selatan.

{{caption}}
Quick Count LSI Pilkada Sumsel 97 Persen Suara: Herman-Ujang 73,57%, Eddy-Riezky 14,30%, Mawardi-Anita 12,13%

Lembaga Survei Indonesia (LSI) merilis hasil quick count Pilkada Sumatera Selatan. Suara yang sudah masuk dalam quick count LSI pukul 20.25 WIB sebanyak 97,13%.

{{caption}}
Quick Count Indikator Pilkada Jabar 100 Persen: Acep 9,67 Persen, Jeje 9,10 Persen, Syaikhu 20,07 Persen, Dedi Mulyadi 61,16 Persen

Quick count Pilkada Jabar versi lembaga survei Indikator menunjukkan perolehan suara

{{caption}}
Quick Count Indikator Pilkada Jabar 95 Persen: Acep Adang 9,86 Persen, Jeje 9,19 Persen, Syaikhu 19,94 Persen, Dedi Mulyadi 61,01 Persen

Quick count atau hitung cepat Pilkada Jabar versi lembaga survei Indikator menunjukkan perolehan suara Syaikhu tertinggal dari Dedi Mulyadi.

{{caption}}
Quick Count LSI Denny JA Pilkada Jabar 77%: Acep-Gitalis 10,64%, Jeje-Ronal 9,22%, Syaikhu-Ilham 17,94%, Dedi-Erwan 62,20%

Pemilihan calon gubernur dan calon wakil gubernur Jabar 2024 diikuti empat pasangan calon.

{{caption}}
Quick Count Litbang Kompas Pilkada Jabar 44,50 Persen: Acep 10,87 Persen, Jeje 9,83 Persen, Syaikhu 17,84 Persen, Dedi Mulyadi 61,46 Persen

Dari data yang masuk, Cagub Dedi Mulyadi memimpin sementara.

{{caption}}
Survei Indikator: Elektabilitas Demul-Erwan Tinggi Tapi Tren Menurun, Popularitas Syaikhu-Ilham Naik

Survei Indikator Politik mencatat elektabilitas pasangan calon Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan paling tinggi di antara paslon lain dengan perolehan 71,5 persen.

{{caption}}
Survei Pilkada Jabar Indikator: Dedi Mulyadi-Erwan 71,5%, Syaikhu-Ilham 16,4%, Jeje-Ronal 4%

Survei Indikator Politik merilis elektabilitas pasangan calon gubernur Jawa Barat.

{{caption}}
Survei Terbaru Indikator Politik Pilkada Jabar: Elektabilitas Dedi Mulyadi-Erwan Unggul Telak dari 3 Paslon

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi megatakan Pilkada Jabar kali ini tidak kompetitif.

{{caption}}
Poltracking di Pilkada Jabar: Swing Voters Dedi Mulyadi-Erwan Tinggi, Pemilih Masih Mungkin Berubah

Survei Poltracking Indonesia dilaksanakan pada tanggal 8-14 September 2024 dengan wawancara tatap muka langsung terhadap 1200 responden.

{{caption}}
Survei Poltracking Pilkada Jabar: Dedi Mulyadi-Erwan 65,9%, Syaikhu-Ilham 11,8%, Jeje-Ronal 2,9%

Poltracking Indonesia merilis hasil survei terbaru terkait elektabilitas pasangan calon (paslon) di Pilkada Jabar.

{{caption}}
KPK Ungkap Motif Korupsi Kepala Daerah: Tak Hanya Biaya Politik Mahal

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan tidak semua kasus korupsi kepala daerah disebabkan biaya politik tinggi, melainkan juga kepentingan pribadi dan motif lain turut menjadi pemicu utama.

{{caption}}
Alarm Darurat Demokrasi: KPK Sikat Tiga Kepala Daerah di Jawa Tengah Awal 2026

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencetak 'hattrick' dalam penindakan dugaan tindak pidana korupsi kepala daerah di Jawa Tengah selama tiga bulan pertama tahun 2026, memicu kekhawatiran serius terhadap integritas demokrasi di wilayah tersebut.

{{caption}}
Wali Kota Malang Beberkan Alasan Penundaan Program RT Berkelas

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menjelaskan mengapa program unggulan RT Berkelas belum bergulir, terkait penyesuaian regulasi dan usulan warga untuk memastikan tepat sasaran.

{{caption}}
Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman Terjaring OTT KPK, Punya Harta Rp12 Miliar

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, yang memiliki harta kekayaan mencapai Rp12 miliar. Publik menantikan detail perkara yang menjeratnya.

{{caption}}
KPK Dalami Aliran Uang Kasus Sugiri Sancoko, Ketua KONI Ponorogo Diduga Jadi Pemodal Pilkada

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami aliran uang dalam kasus Sugiri Sancoko, termasuk dugaan peran Ketua KONI Ponorogo sebagai pemodal Pilkada 2024 yang belum melunasi utang Rp26 miliar.

{{caption}}
KPK Sita Dokumen Penting di Lampung Tengah, Ungkap Dugaan Suap Proyek Mantan Bupati AW

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sita dokumen krusial dari tiga lokasi di Lampung Tengah, memperkuat penyidikan kasus dugaan suap proyek yang melibatkan mantan Bupati AW dan mengungkap modus pematokan fee proyek.

{{caption}}
LSI Denny JA Beberkan Sejumlah Faktor Penentu Kemenangan Demul-Erwan Versi Quick Count Pilkada Jabar

LSI Denny JA membeberkan sejumlah faktor kemenangan pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan di Pilkada Jabar.

{{caption}}
Dua Adik Amran Sulaiman Berjaya di Pilkada di Sulsel Versi Quick Count

Berdasarkan hasil Quick Count atau hitung cepat dilakukan Indikator, Andi Sudirman-Fatmawati Rusdi di Pilkada Sulsel meraih suara 76,34 persen.

{{caption}}
Menang Pilkada Bandung Versi Quick Count, Begini Komentar Farhan

Penyiar radio dan presenter Farhan ikut berkompetisi dalam Pilkada Bandung 2024. Bersama Erwin, ia berhasil memimpin dalam hitung cepat dengan perolehan suara.

{{caption}}
Deretan Petahana Kalah dalam Pilkada Serentakn 2024 Versi Quick Count

Hingga 29 November 2024, tercatat sudah ada lima petahana di Pilgub yang tumbang menurut hasil quick count sejumlah lembaga survei.

{{caption}}
Hasil Quick Count Pilkada Bekasi Selisih Suara Tipis, Warga Diminta Awasi Proses Rekapitulasi

Perolehan suara versi quick count untuk paslon Heri-Sholihin dan Tri-Haris terpaut tipis.

{{caption}}
Ini Solusi untuk Para Paslon di Pilkada Kota Bekasi yang Saling Klaim Kemenangan

Khotib menyatakan bahwa keunggulan Tri-Haris berada dalam batas margin of error yang sangat kecil sehingga belum dapat dipastikan siapa pemenangnya.