PWI Tegaskan Peran Pers Strategis Layani Masyarakat di Tengah Disrupsi Media
Ketua Umum PWI Akhmad Munir menekankan Peran Pers Strategis sebagai pengabdi masyarakat dan guru dalam menghadapi disrupsi informasi, sekaligus menyambut HPN 2026.
Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Akhmad Munir, menegaskan peran krusial pers dalam melayani masyarakat. Pernyataan ini disampaikan di tengah tantangan disrupsi media dan maraknya misinformasi. Ia menekankan pentingnya pers sebagai pengabdi publik.
Munir, yang juga Penanggung Jawab Hari Pers Nasional (HPN) 2026, menyebut pers sebagai "guru masyarakat". Kontribusi pers dalam menyajikan informasi yang relevan dan dapat dipertanggungjawabkan harus terus ditegakkan. Ini menjadi fondasi utama kepercayaan publik.
Selain itu, pers juga berfungsi sebagai jembatan aspirasi masyarakat kepada pemerintah. Tanpa keberpihakan pada khalayak, pers berisiko kehilangan kepercayaannya. Oleh karena itu, insan pers diajak kembali pada nilai dasar profesi dan kode etik jurnalistik.
Pentingnya Kualitas Pers dan Etika Jurnalistik
Akhmad Munir menyoroti pentingnya menjaga kualitas pers di era digital. Ia mengingatkan bahwa pers harus tetap menjadi sumber informasi terpercaya. Integritas jurnalistik menjadi kunci utama dalam menghadapi banjir informasi.
Dalam konteks ini, Munir mengajak seluruh insan pers untuk kembali pada nilai-nilai dasar profesi. Menjunjung tinggi kode etik jurnalistik bukan hanya kewajiban, tetapi juga benteng terakhir. Hal ini untuk memastikan Peran Pers Strategis tetap relevan.
Kehilangan kepercayaan publik akan berdampak besar pada fungsi pers. Oleh karena itu, setiap wartawan harus memastikan bahwa setiap berita yang disajikan akurat. Pers harus selalu berpihak kepada kebenaran dan kepentingan masyarakat luas.
Kolaborasi Menuju HPN 2026 di Banten
Akhmad Munir juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Banten dan Dewan Pers. Kolaborasi ini bertujuan menyukseskan gelaran Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Ia optimis HPN tahun depan akan memperkuat kualitas pers.
Asisten Daerah III Provinsi Banten, Denny Hermawan, menyatakan dukungan penuh Pemprov Banten. Menurut Denny, HPN 2026 adalah kesempatan emas untuk mempererat kerja sama dengan insan pers. Pembangunan daerah sangat membutuhkan dukungan media.
"Kami tidak dapat melakukan akselerasi pembangunan tanpa dukungan pers, baik nasional maupun daerah," ujar Denny Hermawan. Hubungan harmonis antara Pemprov Banten dan PWI Banten menjadi contoh. Pers, pemerintah, dan masyarakat adalah tiga elemen tak terpisahkan.
Optimisme Dewan Pers untuk HPN 2026
Anggota Dewan Pers, Yogi Hadi Ismanto, menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Ketua Dewan Pers. Meskipun demikian, Yogi optimistis HPN 2026 di Banten akan lebih meriah. Antusiasme persiapan sudah terlihat jelas.
Yogi menambahkan bahwa sembilan konstituen Dewan Pers telah menyatakan dukungan penuh. Penyelenggaraan HPN pada 9 Februari 2026 diyakini akan berlangsung sukses besar. Ini menunjukkan komitmen bersama untuk memajukan pers nasional.
Dukungan dari berbagai pihak ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas jurnalisme. Peran Pers Strategis akan semakin terasa dampaknya bagi kemajuan bangsa. HPN 2026 diharapkan menjadi momentum penting bagi seluruh insan pers.
Sumber: AntaraNews