Donor Darah HPN 2026 Meriahkan Hari Pers Nasional, Bantu PMI Atasi Krisis Stok
Rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dimeriahkan aksi Donor Darah HPN 2026 dan pemeriksaan kesehatan gratis di Serang, Banten, sebagai wujud kepedulian pers dan upaya mengatasi krisis stok darah PMI.
Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 diwarnai kegiatan sosial menarik di Plaza Aspirasi Provinsi Banten, Serang, Minggu (8/2). Aksi ini berupa donor darah massal dan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.
Acara yang diinisiasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) ini merupakan kolaborasi strategis dengan Dinas Kesehatan Provinsi Banten serta Palang Merah Indonesia (PMI). Kegiatan ini menegaskan komitmen pers terhadap kemanusiaan.
Direktur Peduli PWI Pusat, Yoyok Adjar, menyatakan bahwa kegiatan ini menargetkan partisipasi warga sebanyak mungkin. Tujuannya adalah mengumpulkan kantong darah demi membantu saudara-saudara yang membutuhkan.
Kepedulian Pers dan Target Sosial di HPN 2026
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menunjukkan kepedulian sosialnya melalui aksi donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis dalam rangkaian HPN 2026. Kegiatan ini berlangsung di Plaza Aspirasi Provinsi Banten, Serang, dan terbuka untuk umum. Direktur Peduli PWI Pusat, Yoyok Adjar, menekankan pentingnya partisipasi masyarakat.
Yoyok Adjar menjelaskan bahwa semakin banyak kantong darah terkumpul, semakin besar pula manfaatnya bagi masyarakat yang membutuhkan transfusi darah. PWI berharap antusiasme masyarakat akan tinggi. Kegiatan ini hanya berlangsung satu hari hingga pukul 13.00 WIB.
Kesuksesan acara Donor Darah HPN 2026 ini diharapkan menjadi pemicu. PWI berambisi untuk menyelenggarakan kegiatan serupa yang lebih besar di masa mendatang. Hal ini menunjukkan komitmen jangka panjang pers dalam aksi kemanusiaan.
PMI Hadapi Krisis Stok Darah Jelang Ramadhan
Koordinator Lapangan PMI Lebak, Muhamad Sobrun Jamil, menyambut baik inisiatif PWI dalam kegiatan Donor Darah HPN 2026 ini. Menurutnya, momentum HPN 2026 sangat tepat untuk membantu PMI. Mereka sedang menghadapi krisis stok darah yang cukup serius bulan ini.
Sobrun mengungkapkan bahwa PMI sedang gencar mencari pasokan darah. Hal ini penting untuk persiapan menghadapi bulan Ramadhan yang akan datang. Ketersediaan darah yang cukup sangat krusial selama periode tersebut.
Terdapat ketimpangan tajam antara kebutuhan dan ketersediaan darah di wilayah tersebut. Kebutuhan darah rata-rata mencapai 2.000 kantong setiap bulan. Namun, jumlah pendonor sukarela yang datang ke kantor PMI hanya sekitar 400 orang.
Golongan Darah A dan AB Paling Kritis
Kesenjangan antara kebutuhan dan ketersediaan darah ini sangat mengkhawatirkan. Muhamad Sobrun Jamil menyebutkan bahwa angka pendonor sukarela jauh dari target pemenuhan. PMI bahkan seringkali harus mencari stok darah ke luar kota, seperti Tangerang.
Sobrun merinci lebih lanjut mengenai kondisi ketersediaan golongan darah. Golongan darah A dan AB adalah yang paling kritis dan sering mengalami kekosongan stok karena permintaannya tinggi.
Berbeda dengan golongan darah A dan AB, stok golongan darah O relatif lebih aman. Hal ini karena jumlah pendonor dengan golongan darah O cukup banyak. Upaya penggalangan donor darah seperti Donor Darah HPN 2026 sangat vital untuk menjaga ketersediaan semua golongan darah.
Sumber: AntaraNews