Protelindo Perluas Layanan Kesehatan Gratis, Sasar Korban Bencana di Sumatera Barat
PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) memperluas jangkauan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Sumatera Barat, menunjukkan komitmen perusahaan dalam membantu pemulihan pascabencana.
PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan memperluas jangkauan layanan kesehatan gratis. Inisiatif ini secara khusus menyasar warga yang terdampak bencana hidrometeorologi di Provinsi Sumatera Barat. Program ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam mendukung pemulihan pascabencana di berbagai wilayah.
Perluasan layanan kesehatan gratis Protelindo ini telah dimulai sejak awal Januari 2026 di beberapa kabupaten dan kota. Kegiatan ini mencakup pemeriksaan kesehatan, penyaluran bantuan, hingga dukungan pemulihan mental bagi anak-anak. Langkah Protelindo ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang menghadapi kesulitan akibat bencana alam.
Penanggung jawab corporate social responsibility (CSR) Protelindo, Muhammad Gifa Fauzi, menyatakan komitmen perusahaan. Ia memastikan bahwa layanan ini akan terus menjangkau lebih banyak lokasi terdampak di Sumatera Barat. Fokus utama adalah memberikan bantuan medis esensial serta dukungan psikososial kepada korban bencana.
Jangkauan dan Fokus Layanan Protelindo
Protelindo akan segera memperluas layanan kesehatan gratisnya ke sekitar Danau Maninjau, Kabupaten Agam, pada Senin (26/1) mendatang. Wilayah ini juga merupakan salah satu daerah yang terdampak parah oleh bencana hidrometeorologi. Sebelumnya, Protelindo telah aktif memberikan pelayanan kesehatan di daerah Batu Busuak, Kecamatan Pauh, Kota Padang.
Di lokasi-lokasi tersebut, tim medis Protelindo tidak hanya menyediakan pengecekan kesehatan umum secara cuma-cuma. Mereka juga menyalurkan bantuan sembako esensial kepada keluarga yang membutuhkan. Selain itu, program ini juga mencakup aktivitas trauma healing untuk membantu memulihkan kondisi mental anak-anak yang terdampak bencana.
Muhammad Gifa Fauzi juga mengungkapkan temuan umum dari layanan kesehatan di Kabupaten Tanah Datar. Masyarakat di sana banyak mengeluhkan masalah kesehatan seperti asam urat, kolesterol, pusing, hingga sesak napas. Data ini menjadi acuan bagi Protelindo untuk menyesuaikan jenis layanan dan obat-obatan yang diberikan kepada masyarakat.
Dukungan Pemerintah Daerah dan Edukasi Kesehatan
Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menyambut baik inisiatif Protelindo dan turut memperkuat upaya kesehatan pascabencana. Bupati Tanah Datar, Eka Putra, telah menginstruksikan tim kesehatan daerah untuk rutin melakukan pemeriksaan kesehatan gratis. Pemeriksaan ini ditujukan bagi masyarakat pascabencana yang terjadi pada akhir November 2025.
Bupati Eka Putra menegaskan pentingnya kesiapsiagaan tim kesehatan dalam menghadapi kondisi darurat. Ia memerintahkan agar tim kesehatan selalu stand by untuk melayani masyarakat terdampak. Hal ini menunjukkan sinergi antara pihak swasta dan pemerintah dalam penanganan dampak bencana.
Selain layanan medis, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar melalui Dinas Kesehatan setempat juga aktif mengedukasi warga. Edukasi ini berfokus pada pentingnya memperhatikan pola hidup sehat pascabencana. Langkah ini krusial untuk mengantisipasi potensi penyebaran penyakit menular yang sering terjadi setelah bencana.
Dinas Kesehatan tidak hanya menyediakan layanan pemeriksaan dan obat-obatan gratis. Mereka juga menyiapkan unit gawat darurat cepat untuk penanganan kasus mendesak. Edukasi pola hidup sehat menjadi bagian integral dari upaya komprehensif pemerintah daerah dalam menjaga kesehatan masyarakat.
Sumber: AntaraNews