PMI Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Bantu Korban Banjir Langkat Pulihkan Diri
Palang Merah Indonesia (PMI) menyelenggarakan PMI pemeriksaan kesehatan gratis serta dukungan psikososial bagi masyarakat terdampak banjir dan longsor di Langkat, Sumatera Utara, untuk meringankan beban mereka.
Palang Merah Indonesia (PMI) aktif memberikan bantuan kemanusiaan dengan menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga yang terdampak bencana banjir dan longsor. Kegiatan ini dipusatkan di Kecamatan Brandan Barat, Langkat, Sumatera Utara, pada Sabtu, 10 Januari 2026.
Inisiatif mulia ini merupakan kolaborasi erat antara PMI Sumatera Utara dan PMI Langkat, bertujuan untuk memastikan pelayanan kesehatan optimal. Selain itu, mereka juga menyediakan layanan kebersihan serta dukungan psikososial khusus bagi anak-anak korban bencana.
Kepala Markas PMI Kabupaten Langkat, Rizky Dharma Dinata, menjelaskan bahwa selain pemeriksaan medis, tim juga melaksanakan trauma healing. Program ini menyasar anak-anak di Desa Alur Pakis, salah satu wilayah yang paling parah terkena dampak bencana.
Dukungan Kesehatan dan Pemulihan Psikososial PMI di Langkat
PMI tidak hanya fokus pada aspek kesehatan fisik, tetapi juga memperhatikan kondisi mental para korban, khususnya anak-anak yang rentan. Program trauma healing dan dukungan psikososial menjadi bagian integral dari upaya pemulihan pasca-bencana.
Selain itu, PMI juga mendistribusikan school kit kepada anak-anak di Desa Alur Pakis yang sekolahnya rusak parah akibat bencana alam. Langkah ini diharapkan dapat membantu mereka melanjutkan aktivitas belajar mengajar di tengah keterbatasan fasilitas.
Rizky Dharma Dinata menyoroti kerusakan signifikan yang dialami fasilitas pendidikan, di mana sekitar 200 siswa SD terpaksa belajar di tenda darurat. Situasi ini menunjukkan betapa pentingnya dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak untuk pendidikan mereka.
"Banyak di sini rumah-rumah warga yang rusak, bahkan sekolah juga rusak, sehingga murid-muridnya harus belajar di tenda darurat. Ada sekitar 200 siswa dari mulai kelas 1 sampai kelas 6 SD yang sekolahnya tertimpa longsor,” ujar Rizky, menggambarkan kondisi memprihatinkan di lapangan.
Antusiasme Warga dan Rencana Perluasan Layanan PMI
Antusiasme masyarakat terhadap layanan PMI pemeriksaan kesehatan gratis ini sangat tinggi, dengan lebih dari 60-70 orang telah dilayani. Hal ini menunjukkan kebutuhan mendesak akan akses kesehatan di daerah terdampak bencana.
PMI menargetkan untuk menjangkau seluruh warga terdampak di Desa Alur Pakis, memastikan setiap individu mendapatkan perhatian medis yang diperlukan. Pelayanan yang tertib dan responsif menjadi prioritas utama bagi tim relawan.
Rizky Dharma Dinata juga menyampaikan harapannya agar para relawan dan petugas PMI senantiasa diberikan kesehatan dan perlindungan. Dengan begitu, mereka dapat terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan.
“Harapannya kita dapat terus membantu masyarakat yang terdampak, meringankan beban mereka," kata Rizky. PMI berencana memperluas jangkauan pelayanannya ke Desa Selepan, desa tetangga yang juga mengalami dampak parah akibat bencana banjir dan longsor tersebut.
Sumber: AntaraNews