Layanan Relaksasi Tunanetra Hadir di Terminal Kampung Rambutan, Manjakan Pemudik Lebaran 2026

Terminal Kampung Rambutan menawarkan layanan relaksasi pijat gratis oleh terapis tunanetra selama arus mudik Lebaran 2026, sebuah inisiatif inklusif yang menarik perhatian pemudik.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Layanan Relaksasi Tunanetra Hadir di Terminal Kampung Rambutan, Manjakan Pemudik Lebaran 2026
Terminal Kampung Rambutan menawarkan layanan relaksasi pijat gratis oleh terapis tunanetra selama arus mudik Lebaran 2026, sebuah inisiatif inklusif yang menarik perhatian pemudik. (AntaraNews)

Suasana arus mudik Lebaran 2026 di Terminal Kampung Rambutan kini semakin istimewa dengan hadirnya layanan relaksasi gratis. Fasilitas unik ini disediakan oleh terapis disabilitas, khususnya penyandang tunanetra, sebagai bagian dari Posko Mudik Ramadan. Inisiatif ini bertujuan untuk mengurangi kelelahan para pemudik yang akan melakukan perjalanan jauh, memberikan kenyamanan ekstra di tengah hiruk pikuk terminal.

Layanan pijat gratis ini merupakan hasil kolaborasi antara berbagai pihak, termasuk Baznas dan Dinas Sosial DKI Jakarta, menunjukkan kepedulian sosial yang tinggi. Para terapis disabilitas telah menerima pelatihan khusus sebelum bertugas, memastikan kualitas layanan yang diberikan kepada penumpang. Kepala Terminal Kampung Rambutan, Revi Zulkarnain, menyampaikan apresiasinya terhadap para terapis yang telah berkontribusi.

Revi Zulkarnain menyoroti antusiasme pemudik terhadap layanan ini, menegaskan bahwa peminatnya cukup banyak. Kehadiran layanan relaksasi tunanetra ini menjadi bukti nyata komitmen untuk menyediakan fasilitas terpadu. Hal ini tidak hanya membantu kelancaran perjalanan, tetapi juga menghadirkan nilai sosial dan inklusivitas bagi penyandang disabilitas.

Layanan relaksasi pijat gratis ini menjadi sorotan utama di Posko Mudik Ramadan Terminal Kampung Rambutan. Para terapis tunanetra yang bertugas telah dilatih secara profesional oleh Dinas Sosial DKI Jakarta, menjamin layanan berkualitas bagi pemudik. Inisiatif ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap kenyamanan dan kesejahteraan penumpang selama periode mudik Lebaran.

Menurut pendamping terapis disabilitas, Siti Rupaidah, ada enam terapis tunanetra yang bekerja secara bergantian setiap hari. Mereka melayani hingga 50 orang per hari, bahkan terkadang hingga larut malam karena tingginya permintaan. Layanan ini beroperasi setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga 21.00 WIB, memastikan ketersediaan bagi pemudik di berbagai waktu.

Kolaborasi antara Baznas dan Dinas Sosial DKI Jakarta dalam menyediakan layanan relaksasi tunanetra ini patut diacungi jempol. Ini menunjukkan sinergi positif antara lembaga pemerintah dan organisasi sosial dalam menciptakan program yang bermanfaat. Program ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi pemudik, tetapi juga memberdayakan penyandang disabilitas.

Selain layanan relaksasi tunanetra, Posko Mudik Ramadan di Terminal Kampung Rambutan juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang lainnya. Pemudik dapat memanfaatkan layanan cek kesehatan gratis yang melibatkan instansi seperti PMI dan Dinas Kesehatan. Ada pula pembagian takjil gratis setiap hari untuk pemudik yang akan berbuka puasa, menambah kenyamanan selama perjalanan.

Keamanan selama arus mudik Lebaran menjadi prioritas utama di Terminal Kampung Rambutan. Berbagai unsur pengamanan seperti kepolisian, TNI, Satpol PP, Dishub, dan Pramuka bersinergi untuk memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan. Revi Zulkarnain menekankan pentingnya kehadiran petugas ini untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Terminal ini juga menyediakan posko pemeriksaan kelayakan kendaraan bus untuk menjamin keselamatan penumpang. Fasilitas tambahan seperti ruang istirahat pengemudi, ruang laktasi, dan tambahan ruang tunggu penumpang juga disiapkan. Semua fasilitas ini dirancang untuk menjadikan Terminal Kampung Rambutan sebagai pusat layanan terpadu yang komprehensif bagi pemudik.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi