Prestasi Gemilang: Siswa Brilli Kids Gorontalo Raih Silver dan Bronze di AMEC 2026
Sepuluh siswa Brilli Kids Leadership Elementary School Gorontalo menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Silver dan Bronze Award di ajang Asia Math Engineering Challenge (AMEC) 2026 di Malaysia.
Gorontalo kembali menorehkan kebanggaan di kancah internasional. Sepuluh siswa Brilli Kids Leadership Elementary School Gorontalo berhasil meraih penghargaan Silver dan Bronze Award. Prestasi gemilang ini dicapai dalam ajang Asia Math Engineering Challenge (AMEC) 2026. Kompetisi bergengsi tersebut diselenggarakan di Johor Bahru, Malaysia, pada 4 Juli 2026.
Lima siswa yang memperoleh Silver Award adalah Macayla Suraya Askana Hutagalung, Khalisa Danishara, Charlene Selena Wisang, Gendis Lalita Adraya Pranoto, dan Aldric Prama Polontalo. Sementara itu, penghargaan Bronze Award berhasil diraih oleh Shannon Roferichie Liyanto, Frechianny Edeline Hermanto, Azkayra Erinina Ismail, Afdhal Gilang Maloho, dan Khanza Dwi Arshani. Pencapaian ini menunjukkan potensi luar biasa siswa-siswi dari Gorontalo.
Kepala Brilli Kids Leadership Elementary School, Ika Rahmawati Hadikum, mengungkapkan bahwa keikutsertaan siswa dalam AMEC adalah bagian dari misi sekolah. Tujuannya adalah memberikan pengalaman belajar di tingkat internasional yang berharga. Ini juga menjadi upaya untuk memperkuat keterampilan abad ke-21. Keterampilan tersebut meliputi berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, dan pemanfaatan teknologi.
Brilli Kids Ukir Sejarah di AMEC 2026
"Prestasi ini menjadi pengalaman berharga bagi siswa untuk terus mengembangkan kemampuan akademik maupun keterampilan berinovasi melalui kolaborasi dengan peserta dari berbagai negara," kata Ika Rahmawati Hadikum di Gorontalo. Pernyataan ini menegaskan pentingnya ajang AMEC bagi pengembangan diri para siswa Brilli Kids.
AMEC merupakan ajang internasional yang mempertemukan pelajar dari berbagai negara Asia. Kompetisi ini fokus pada pengembangan kemampuan di bidang sains, teknologi, rekayasa, dan matematika (STEM). Brilli Kids Leadership Elementary School mencatat sejarah sebagai satu-satunya sekolah dasar yang berpartisipasi. Mereka bersaing langsung dengan peserta jenjang sekolah menengah pertama.
Peserta lain berasal dari sekolah-sekolah terkemuka di kawasan Asia. Di antaranya adalah Seri Mulia Sarjana dari Brunei Darussalam, International Christian School GCF dari Filipina, dan Idrissi International School dari Malaysia. Sekolah Indonesia Johor Bahru juga turut serta dalam kompetisi ini. Ini menunjukkan tingkat persaingan yang sangat ketat.
Selama kompetisi, para siswa bekerja dalam tim lintas negara. Mereka mengembangkan prototipe berbasis teknologi untuk memecahkan masalah nyata. Tim juga menyusun berbagai solusi inovatif atas suatu permasalahan yang diberikan. Hasil kerja keras mereka kemudian dipresentasikan di hadapan dewan juri internasional yang berpengalaman.
Mengembangkan Keterampilan STEM dan Inovasi Digital
Rangkaian kegiatan di AMEC 2026 sangat komprehensif dan mendalam. Para peserta mengikuti berbagai sesi pembelajaran intensif. Mereka juga terlibat aktif dalam pengembangan proyek di bidang sains, teknologi, rekayasa, dan matematika (STEM). Materi yang diajarkan meliputi kecerdasan buatan (AI), mikrokontroler, dan sensor digital. Ini membekali siswa dengan pengetahuan terkini.
Selain sesi pembelajaran, siswa juga berpartisipasi dalam hackathon yang menantang. Mereka dituntut untuk berpikir cepat dan kreatif dalam mengembangkan solusi. Setelah itu, mereka mempresentasikan proyek inovasi di hadapan dewan juri. Semua aktivitas ini dirancang untuk mengasah kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah secara praktis.
Para peserta juga mendapatkan kesempatan berharga untuk melakukan kunjungan akademik. Mereka mengunjungi University Technology Malaysia (UTM) untuk memperluas wawasan mereka. Selain itu, sesi pendampingan khusus turut diselenggarakan. Tujuannya adalah membantu siswa mengembangkan solusi berbasis teknologi. Solusi ini diharapkan dapat mengatasi berbagai persoalan sehari-hari dengan pendekatan inovatif dan berkelanjutan.
Sumber: AntaraNews