Sinar Mas Land (SML) secara aktif memperkuat posisi strategis BSD City di Tangerang, Banten, sebagai pusat pendidikan, inovasi, dan pengembangan berkelanjutan berkelas dunia. Langkah ini diwujudkan melalui serangkaian kolaborasi penting dengan institusi pendidikan internasional terkemuka. Kemitraan ini diharapkan dapat mendorong kemajuan talenta digital dan riset kecerdasan buatan di Indonesia.
Kolaborasi terbaru yang dilakukan SML melibatkan Monash University Indonesia dan Universiti Kebangsaan Malaysia. Kerja sama ini bertujuan untuk menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan inovasi dan pengembangan sumber daya manusia unggul. Inisiatif ini selaras dengan visi SML untuk menjadikan BSD City sebagai kota masa depan yang terintegrasi.
Melalui upaya ini, BSD City tidak hanya menjadi kawasan hunian, tetapi juga hub penting bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Fokus utama adalah pada bidang pendidikan, riset, dan pengembangan talenta digital. Hal ini akan mendukung kebutuhan kota pintar, industri, dan masyarakat di masa depan.
Advertisement
Advertisement
Kolaborasi Strategis untuk Inovasi Global
SML telah menjalin kerja sama strategis dengan Monash University Indonesia untuk memajukan bidang pendidikan, riset, dan pengembangan talenta digital. Kemitraan ini juga mencakup akal imitasi atau kecerdasan buatan (AI). Kerja sama ini merupakan dukungan Monash University Indonesia terhadap rencana pengembangan AI Center of Excellence di BSD City.
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara kedua belah pihak dilakukan oleh Ferdinand Sadeli, Deputy Group CEO Investment International Tech & Emerging SML, dan Professor Matthew Nicholson, Pro Vice-Chancellor and President Monash University, Indonesia. Inisiatif ini merupakan langkah awal untuk melahirkan inovasi berbasis kecerdasan artifisial. Inovasi tersebut relevan dengan kebutuhan kota pintar, industri, dan masyarakat masa depan.
Selain itu, SML juga menandatangani Letter of Intent (LoI) dengan Universiti Kebangsaan Malaysia. Penandatanganan ini menjadi simbol rencana kerja sama di berbagai bidang, termasuk akademik, eksplorasi pengembangan riset, inovasi, medis, dan kesehatan. Fokus kerja sama ini akan berlangsung di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) ETKI BSD City.
Advertisement
LoI tersebut ditandatangani oleh Ferdinand Sadeli dan Professor Dato’ DR. Sufian bin Jusoh, Vice-Chancellor Universiti Kebangsaan Malaysia. Kemitraan ini menunjukkan komitmen SML dalam membangun jaringan internasional yang kuat. Tujuannya adalah untuk memperkaya ekosistem inovasi dan pendidikan di BSD City.
Advertisement
Ekosistem Pendidikan dan Riset Terpadu di BSD City
BSD City kini telah menjadi rumah bagi lebih dari 233 institusi pendidikan, menunjukkan komitmennya terhadap pengembangan sumber daya manusia. Institusi-institusi ini terdiri dari lebih dari 64 jenjang prasekolah, 150 sekolah dasar hingga menengah atas, serta sembilan universitas. Keberadaan institusi ini menciptakan lingkungan belajar yang komprehensif.
Beberapa institusi internasional terkemuka yang beroperasi di BSD City antara lain Monash University Indonesia, ACS Jakarta, Wellington College Independent School Jakarta, dan Binus ASO. Institusi-institusi ini, bersama berbagai penyedia pendidikan nasional dan global lainnya, memperkuat reputasi BSD City. Ekosistem pendidikan yang lengkap ini mendukung pengembangan talenta, inovasi, dan daya saing global.
Irawan Harahap, CEO Digital Tech Ecosystem & Development SML, menyatakan bahwa ekosistem pendidikan yang lengkap ini semakin memperkuat posisi BSD City. Kawasan ini didesain sebagai area masa depan yang mendukung pengembangan talenta, inovasi, dan daya saing global. Hal ini menunjukkan visi jangka panjang SML dalam membangun kota yang berkelanjutan.
Advertisement
Advertisement
BSD City Tuan Rumah Kongres Pembangunan Berkelanjutan Global
Pada Juni 2026, BSD City berhasil menjadi tuan rumah Global Sustainable Development Congress (GSDC). Acara internasional ini mempertemukan ribuan pemimpin global dalam forum terbesar yang dirancang khusus. Tujuannya adalah menghasilkan solusi mendesak bagi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Dalam penyelenggaraan kongres tersebut, SML melalui Digital Hub berperan sebagai Headline Partner. Mereka berkolaborasi dengan Times Higher Education (THE) untuk menyambut lebih dari 5.000 peserta yang berasal dari 120 negara. Keberhasilan ini menunjukkan kapasitas BSD City dalam menyelenggarakan acara berskala internasional.
Sinar Mas Land, melalui Digital Hub, juga menerima lebih dari 20 delegasi internasional peserta GSDC 2026. Para delegasi ini mengikuti wisata kota dan pameran kawasan BSD City serta D-HUB SEZ. Mereka diajak melihat langsung perkembangan BSD City sebagai World-Class Education and Innovation Township.
Advertisement
Para delegasi berkesempatan menyaksikan berbagai institusi pendidikan bertaraf internasional, fasilitas riset, ruang kolaborasi industri, serta penerapan konsep green development yang terintegrasi. Penyelenggaraan GSDC 2026 ini membuktikan semakin kuatnya posisi Indonesia, khususnya BSD City, dalam peta kolaborasi global di bidang pendidikan tinggi, teknologi, dan pembangunan berkelanjutan.
Melalui sinergi lintas sektor dan kemitraan internasional yang terus berkembang, BSD City diharapkan dapat menjadi model kota masa depan. Kota ini akan mengintegrasikan pendidikan berstandar tinggi, inovasi teknologi, dan keberlanjutan lingkungan dalam satu ekosistem yang terhubung.
Sumber: AntaraNews
Advertisement