Prabowo Temui Korban Banjir Sumbar, Janji Perangi Pencurian Uang Rakyat
Ia menekankan akan mencegah kebocoran anggaran dan menutup celah bagi pihak-pihak yang mencoba mengambil keuntungan dari uang negara.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk mengelola kekayaan negara demi kepentingan rakyat. Ia menekankan akan mencegah kebocoran anggaran dan menutup celah bagi pihak-pihak yang mencoba mengambil keuntungan dari uang negara.
Hal ini disampaikan Prabowo saat bertemu para korban terdampak banjir di Padang Pariaman, Sumatra Barat (Sumbar), Senin (1/12). Prabowo awalnya berpamitan kepada para korban bencana banjir karena dirinya harus mengelola kekayaan negara.
"Saya pamit, mengecek tempat-tempat lain. Yang penting, saya harus mengelola di pusat supaya kekayaan negara benar-benar untuk rakyat. Supaya tidak ada kebocoran, tidak ada maling-maling yang mencuri uang rakyat," jelas Prabowo sebagaimana disiarkan di Youtube Sekretariat Presiden, Senin (1/12).
Para korban
Prabowo lantas bertanya kepada para korban apakah mereka mendukung apabila maling-maling itu ditindak. Prabowo menuturkan uang yang dicuri akan dialokasikan pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat.
"Kalian suka enggak kalau saya sikat itu maling-maling semua?" tanya Prabowo.
"Hidup Prabowo!" teriak para warga terdampak bencana banjir.
"Uang yang mereka curi nanti kita alirkan semua ke rakyat," ucap Prabowo.
Pemerintah akan bekerja
Dalam kesempatan ini, Prabowo memastikan bahwa pemerintah akan bekerja akan bekerja untuk kepentingan masyarakat. Menurut dia, kekayaan negara akan dikelola untuk membantu masyarakat.
"Pemerintah RI adalah milik rakyat. kita bekerja untuk rakyat, kita berbakti untuk rakyat kita akan mengelola kekayaan negara supaya bisa membantu rakyat," tutur dia.
Saling membantu
Dia mengajak semua pihak untuk saling membantu dan bersatu menghadapi masa-masa sulit. Prabowo juga berjanji pemerintah akan membantu meringankan beban korban terdampak banjir.
"Ini musibah. Saya turut berduka cita dengan keluarga yang kehilangan. Dan saya berdoa bapak-bapak, ibu-ibu tabah, tegar. Percaya kita semua satu keluarga besar, kita tidak akan membiarkan saudara-saudara sendiri memikul beban," katanya.